Sabtu, 26 September 2026
13:47 WIB
TERKINI
Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026
Mitopeia

Mitopeia

250px-Liji2_no_bg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ilustrasi halaman dari Kitab Ritus (Liji), salah satu dari Lima Kitab Klasik Konfusianisme, yang memuat uraian mengenai tata sosial, ritual dan upacara kuno.

Mitopeia (bahasa Yunani:μυθοποιία, translit. muthopoiía, har. 'pembuatan mitos') atau mitopesis, adalah subgenre dari karya fiksi spekulatif, dan suatu tema dalam sastra dan film masa kini, menampilkan mitologi rekaan atau fiktif yang dibuat oleh penulis prosa, puisi, atau bentuk sastra lainnya. Konsep tersebut dipopulerkan oleh J. R. R. Tolkien pada tahun 1930-an, meskipun fenomena ini sudah ada sebelumnya. Para penulis genre tersebut mengintegrasikan tema dan arketipe dari mitologi tradisional ke dalam karya fiksi. Mitopeia juga dapat dikatakan sebagai pembuatan mitologi.[1]

Istilah 'mitopeia' (mythopoeia) berasal dari bahasa Yunani Koine muthopoiía (μυθοποιία), artinya 'pembuatan mitologi'; bentuk alternatifnya ialah mythopoesis (μυθοποίησις) yang memiliki arti sama.[2] Definisi mythopoeia sebagai "menciptakan suatu mitos" pertama kali tercatat pada 1846.[1][3] Pada awalnya, itu bermakna pembuatan mitos pada zaman purba.[4]

Referensi

  1. 1 2 "Mythopoeia". Merriam-Webster Dictionary. Diakses tanggal 1 November 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ New Shorter Oxford English Dictionary
  3. ↑ "mythopoeia". Diakses tanggal 1 November 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ For example, "The first two, the most remote stages, are purely linguistic germs of mythology: the third is in the domain of mythopoeia, or myth-building." Bunsen, C.C.J. (1860). Egypt's Place in Universal History: an Historical Investigation in Five Books, Volume IV. Charles H. Cottrell (trans.). Longman, Green, Longman, and Roberts. hlm. 450.
Ikon rintisan

Artikel bertopik sastra ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan