Senin, 26 Oktober 2026
07:00 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung

Misi memperadabkan

Bagikan:

Mission civilisatrice (bahasa Prancis yang berarti "misi memperadabkan"; bahasa Portugis:Missão civilizadora) adalah alasan intervensi atau kolonisasi yang bertujuan membantu menyebarkan peradaban, biasanya berkaitan dengan Westernisasi warga pribumi.

Misi memperadabkan merupakan prinsip dasar penguasaan kolonial Prancis dan Portugal pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Misi ini memainkan peran penting di koloni-koloni Prancis di Aljazair, Afrika Barat Prancis, dan Indochina, dan koloni-koloni Portugal di Angola, Guinea, Mozambik, dan Timor. Negara-negara kolonis Eropa merasa bahwa mereka mengemban tugas untuk menyebarkan peradaban Barat ke bangsa-bangsa yang mereka sebut terbelakang. Alih-alih memimpin penduduk kolonial, bangsa Eropa akan melakukan Westernisasi sesuai ideologi kolonial yang disebut "asimilasi".

Saat ini, seluruh Araucanía harus tunduk kepada desakan moral dan peradaban republik, bukan kepada desakan material...

— - Presiden Chili Domingo Santa María pada tahun 1883 seputar Pendudukan Araucanía.[1]

Lihat pula

Sumber

  1. ↑ Ferrando Kaun, Ricardo (1986). Y así nació La Frontera... (Edisi Second). Editorial Antártica. hlm. 583. ISBN 978-956-7019-83-0.

Referensi

  • Robert Aldrich. Greater France: A History of French Overseas Expansion. Palgrave MacMillan (1996) ISBN 0-312-16000-3.
  • M. B. Jerónimo, The 'civilising mission' of Portuguese colonialism. Palgrave Macmillan (2015) ISBN 978-1137355904.
  • Alice L. Conklin. A Mission to Civilize: The Republican Idea of Empire in France and West Africa 1895-1930. Stanford: Stanford University Press (1998), ISBN 978-0-8047-2999-4.
  • Dino Costantini. Mission civilisatrice. Le rôle de l'histoire coloniale dans la construction de l'identité politique française, La Découverte, Paris 2008.
  • J. P. Daughton. An Empire Divided: Religion, Republicanism, and the Making of French Colonialism, 1880-1914. Oxford: Oxford University Press (2006), ISBN 978-0-19-537401-8.
  • Michael Falser. Cultural Heritage as Civilizing Mission. From Decay to Recovery. Heidelberg, New York: Springer (2015), ISBN 978-3-319-13638-7.
  • Patrick Manning. Francophone Sub-Saharan Africa, 1880-1995. Cambridge University Press (1998) ISBN 0-521-64255-8.
  • Jean Suret-Canale. Afrique Noire: l'Ere Coloniale (Editions Sociales, Paris, 1971); Eng. translation, French Colonialism in Tropical Africa, 1900–1945. (New York, 1971).
  • Crawford Young. The African Colonial State in Comparative Perspective. Yale University Press (1994) ISBN 0-300-06879-4

Templat:Hak pribumi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan