Senin, 28 September 2026
22:56 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Mioklonus

Mioklonus

tanda klinis berupa kontraksi otot secara ireguler dan cepat

250px-Gray391.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Diafragma manusia yang terlihat dari bagian depan. Otot diafragma ini dapat mengalami mioklonus yang sering disebut dengan cegukan.

Mioklonus adalah istilah deskriptif untuk suatu kelainan terhadap kontraksi otot yang bersifat tidak disadari (involunter), gerakannya acak, dan berlangsung dalam waktu sangat singkat.[1]

Ciri khas

Mioklonus dapat terjadi secara spontan saat otot dalam kondisi istirahat (tidak mengalami kontraksi), dalam tanggapan terhadap rangsangan sensori, atau dengan gerakan yang disadari (volunter).[1] Mioklonus dapat terjadi pada berbagai otot, terutama pada unit motorik tunggal dan menyerupai fasikulasi, atau dapat juga terjadi pada kelompok otot yang menggantikan ekstremitas atau mengubah gerakan yang disadarinya.[1] Jika mioklonus berupa gejala yang terjadi pada jenis gangguan saraf dan metabolik umum secara kolektif, maka akan disebut mioklonia.[1] Mioklonus pascahipoksia adalah sindrom mioklonik khusus yang terjadi sebagai gejala kedua dari otak yang kekurangan oksigen (anoksia) secara singkat.[1] Mioklonus berupa tremor juga dapat terjadi pada bayi.[2]

Penyebab

Mioklonus dapat terjadi akibat penyakit penyimpanan lipid, ensefalitis, penyakit Ceutzfeldt-Jakob, dan ensefalopati metabolik yang disebabkan oleh kegagalan sistem pernapasan, kegagalan ginjal secara kronis, kegagalan fungsi hati, atau ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh.[1]

Rujukan

  1. 1 2 3 4 5 6 Asdie AH. 2000. Harrison: Prinsip-prinsip Ilmu Penyakit Dalam. Jakarta: EGC.
  2. ↑ Wahab AS. 1996. Ilmu Kesehatan Anak Nelson. Jakarta: EGC.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan