Kamis, 24 September 2026
05:59 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN

Minseifu

Minseifu adalah sebutan bagi Kantor Pemerintahan Sipil yang berada langsung dibawah struktur komando Angkatan Laut Kekaisaran Jepang atau Kaigun selama Perang Dunia II. Di wilayah Kekaisaran Jepang sendiri, lembaga ini dipimpin oleh sebuah Biro Masalah Umum Kaigun yang dipimpin oleh Laksamana Madya Ito Kenzo dan kemudian digantikan oleh Laksamana Madya Tominaga Shozo.[1]

Pendudukan di Indonesia

Selama tentara pendudukan Kekaisaran Jepang menguasai Indonesia pada Perang Dunia II, Minseifu memiliki kewenangan untuk mengatur wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Bali, dan Nusa Tenggara, karena wilayah itu masuk kedalam tanggungjawab Kaigun. Minseifu di Indonesia berpusat di Makassar, Sulawesi Selatan. Kepala Minseifu disebut sebagai sokan (inspektur jenderal). Sokan pertama Minseifu di Indonesia bernama Okada Fumihide yang kemudian digantikan oleh Yamazaki Iwao pada awal tahun 1944.[2]

Struktur

Dalam struktur organisasi Minseifu, terdapat tiga ''minseibu'' (wilayah), yaitu: Kalimantan yang berpusat di Pontianak dan Balikpapan, Sulawesi bepusat di Makassar seklaigus juga pusat utama Minseifu, dan Kepulauan Sunda Kecil berpusat di Singaraja. Minseibu-minseibu ini kemudian terbagi lagi atas beberapa daerah, yaitu: shũ, ken, bunken, gun, dan son.[3]

Referensi

  1. Nino Oktorino, Ensiklopedi Pendudukan Jepang di Indonesia, (Jakarta: Elex Media Komputindo,2013) hal. 72
  2. Nino Oktorino, Ensiklopedi Pendudukan Jepang di Indonesia, (Jakarta: Elex Media Komputindo,2013) hal. 72 - 73
  3. Nino Oktorino, Ensiklopedi Pendudukan Jepang di Indonesia, (Jakarta: Elex Media Komputindo,2013) hal. 73
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan