Rabu, 30 September 2026
14:52 WIB
TERKINI
Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu
Mindon Min

Mindon Min

Bagikan:
Mindon Min
မင်းတုန်းမင်း
Raja Konbaung, Pangeran Mindon, Raja Mindon
250px--Mindon_Min-2.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potret Raja Mindon sekitar tahun 1860an—70an, dipajang di Istana Mandalay
Raja Burma
Berkuasa18 Februari 1853 – 1 Oktober 1878 (25 tahun, 225 hari)[1]
Penobatan6 Juli 1854
PendahuluPagan
PenerusThibaw
LahirMaung Lwin
8 Juli 1808
Inwa, Burma Konbaung
Meninggal1 Oktober 1878(1878-10-01) (umur 70)
Mandalay, Burma Konbaung
Pemakaman
AyahTharrawaddy
IbuMe Nu (Chandra Mata Mahay), Ratu Istana Selatan
PasanganSetkya Dewi
62 ratu seluruhnya
Keturunan110 anak termasuk Thibaw dan Supayalat
Nama lengkap
Maung Lwin
မောင်လွင်
Nama takhta
Siri Pavaravijaya Nantayasapaṇḍita Tribhavanāditya Mahādhammarājadhirāja (သီရိပဝရဝိဇယာနန္တယသပဏ္ဍိတ တြိဘဝနအာဒိတျာ မဟာဓမ္မရာဇာဓိရာဇာ)
WangsaKonbaung
AgamaBuddha Theravada

Mindon Min (bahasa Burma:မင်းတုန်းမင်း, diucapkan [mɪ́ɴdóuɴmɪ́ɴ]; 8 Juli 1808 – 1 Oktober 1878) adalah raja kedua terakhir Burma (Myanmar) mulai 1853 sampai 1878.[1] Ia juga merupakan salah satu raja paling populer dihormati di Burma. Di bawah kepemimpinan kakak tirinya, Raja Pagan, Perang Inggris-Burma Kedua tahun 1852 berakhir dengan aneksasi Burma Hilir oleh Kekaisaran Britania. Mindon dan adiknya Kanaung menjatuhkan kakak tiri mereka, Raja Pagan. Ia menghabiskan sebagian masa kekuasaannya untuk mempertahankan wilayah hulu negara ini dari cengkeraman Kekaisaran Britania serta memodernisasikan kerajaannya.

Catatan kaki

  1. 1 2 Christopher Buyers. "The Konbaung Dynasty Genealogy: King Mindon". royalark.net. Diakses tanggal 2009-10-04.

Pranala luar

Media terkait Mindon Min di Wikimedia Commons

  • The Largest Stone Buddha Image by Dr. Khin Maung Nyunt:
Mindon Min
Lahir: 8 Juli 1808 Meninggal: 1 Oktober 1878
Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Pagan
Raja Burma
18 Februari 1853 – 1 Oktober 1878
Diteruskan oleh:
Thibaw
Gelar penyandang kekuasaan
Didahului oleh:
Pangeran Mindon Diteruskan oleh:


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan