Senin, 21 September 2026
19:54 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
RNA mikro

RNA mikro

250px-Microrna_secondary_structure.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah struktur sekunder stem-loop dari Brassica oleracea pre-microRNA.

RNA mikro (microRNA atau miRNA) adalah molekul tunggal dari golongan RNA beruntai tunggal dengan ukuran 21-24 nukleotida.[1] miRNA merupakan salah satu dari RNA yang tidak mengkode protein (RNA non-pengkode, ncRNA) dan dapat ditemukan di hewan, tumbuhan, dan bahkan virus.[2] Peran utama dari miRNA adalah dalam regulasi ekspresi gen pasca-transkripsi.[3] RNA-mikro mampu membentuk pasangan basa dengan komplemennya pada RNA duta (mRNA) sehingga menghambat proses selanjutnya (translasi).

Proses yang melibatkan RNA-mikro mencakup regulasi genetik di dalam sel tersebut hingga perkembangan organisme, pengisyaratan antarsel, pemeliharaan homeostasis. dan respons terhadap isyarat lingkungan dan nutrisi.

Pada hewan, mekanisme penghambatan (suppression) terjadi tanpa degradasi, sementara pada tumbuhan miRNA akan menempel pada mRNA, sehingga terjadi RNA berkas ganda, yang merupakan substrat bagi enzim-enzim peredam (silencer).

Keberadaan molekul ini pertama kali ditemukan oleh ilmuwan Amerika, Victor Ambros dan Gary Ruvkun, di makhluk hidup Caenorhabditis elegans, dan penemuannya ini diterbitkan pada artikel ilmiah tahun 1993.[4][5] Keduanya telah dianugerahkan Penghargaan Nobel Fisiologi atau Kedokteran tahun 2024 "atas penemuan RNA-mikro dan perannya dalam regulasi genetik pasca-transkripsi".[6]

Lihat pula

Referensi

  1. Green, D.; Dalmay, T.; Chapman, T. (2016-02). "Microguards and micromessengers of the genome". Heredity (dalam bahasa Inggris). 116 (2): 125–134. doi:10.1038/hdy.2015.84. ISSN 1365-2540.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  2. Ethica, Stalis Norma (2019). Pengantar Bioinformatika Untuk Mahasiswa Laboratorium Medis. Yogyakarta: Deepublish. hlm. 17.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. Diener, Caroline; Keller, Andreas; Meese, Eckart (2022-06). "Emerging concepts of miRNA therapeutics: from cells to clinic". Trends in Genetics. 38 (6): 613–626. doi:10.1016/j.tig.2022.02.006. ISSN 0168-9525.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  4. Lee, Rosalind C.; Feinbaum, Rhonda L.; Ambros, Victor (1993-12). "The C. elegans heterochronic gene lin-4 encodes small RNAs with antisense complementarity to lin-14". Cell (dalam bahasa Inggris). 75 (5): 843–854. doi:10.1016/0092-8674(93)90529-Y.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  5. Wightman, Bruce; Ha, Ilho; Ruvkun, Gary (1993-12). "Posttranscriptional regulation of the heterochronic gene lin-14 by lin-4 mediates temporal pattern formation in C. elegans". Cell (dalam bahasa Inggris). 75 (5): 855–862. doi:10.1016/0092-8674(93)90530-4.{{cite journal}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  6. "The Nobel Prize in Physiology or Medicine 2024". NobelPrize.org (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2024-10-08.
Ikon rintisan

Artikel bertopik biokimia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan