Selasa, 20 Oktober 2026
01:31 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Mesin pecok

Mesin pecok

Prasarana Kereta api di Seluruh Dunia

Bagikan:
250px-Ballast_Tamper.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jackson 6700
250px-Carillion-73105-01.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Plasser & Theurer 09-16 CSM

Mesin pecok adalah mesin yang digunakan untuk memecok (atau memadatkan) balast di bawah rel kereta api agar rel lebih tahan lama. Sebelum pemecok mekanik diperkenalkan, tugas pemecokan dilakukan oleh para pekerja dengan bantuan alat pemadat. Karena lebih cepat, lebih akurat, lebih efisien, dan lebih hemat tenaga, mesin pecok berperan penting untuk penggunaan bantalan rel beton karena terlalu berat (biasanya lebih dari 250 kg (551 pon)) jika diangkat dengan tangan. Walaupun ada pula alat pemecok tanpa fungsi pengangkatan dan pemadatan, artikel ini berfokus pada mesin pecok serbaguna.

Mesin pecok awalnya hanya mengangkat rel dan melestreng (menggeser) ballast. Mesin-mesin pecok yang lebih modern, kadang-kadang dikenal sebagai pemecok dan perapi, juga berfungsi memperbaiki keselarasan rel untuk membuatnya tetap sejajar, agar nyaman bagi KA penumpang dan barang, dan untuk mengurangi tekanan mekanik pada rel terhadap kereta yang lewat. Dilakukan dengan mencari bantalan yang tenggelam di antara balast, yang mengakibatkan ketinggian rel menurun. Mesin pecok mengangkat setiap bantalan dan rel, dan merapikan balast di bawahnya. Ketika bantalan diturunkan kembali, rel yang ketinggiannya merosot tadi sudah kembali ke posisi semula. Dalam kasus apabila tenggelamnya bantalan menyebabkan rel sebelahnya meninggi, mesin pecok dapat meninggikan rel di atas ketinggian aslinya agar tetap sejajar. "Merapikan" rel sama sekali tidak terkait dengan memecok balast, itu hanya berguna untuk memastikan rel tersebut tetap sejajar dan lurus. Menggabungkan pemecokan dan perapian dalam mesin tunggal dapat menghemat waktu dan biaya, karena hanya satu mesin yang berjalan di atas rel untuk melakukan kedua fungsi.

Fungsi

250px-Banbury_Balfour_Beatty_train_2.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mesin pecok Balfour Beatty

Fungsi mesin pecok secara umum adalah untuk mengatur geometri jalan rel dengan memecok balast di bawah bantalan rel dengan menggeser dan mengangkat bantalan rel.

Manufaktur

Lihat pula

Referensi

Daftar pustaka

  • Indian Railway Track Design, Construction, Maintenance & Modernisation – M.M. Agarwal (former Chief Engineer, Northern Railway, New Delhi) Hony. Adviser, Institution of P.way Engineers (India), Railway Board Office, New Delhi—ISBN 81-900613-1-3
  • Plasser and Theurer Track Geometry Maintenance Durability Seminar, Athens, 11 October 2011, Ing. Rudolf Becker
  • YouTube video of Iarnród Éireann Tamper: https://www.youtube.com/watch?v=pmnX7L_nQBQ
  • Cox, Steve (27 Agustus – 9 September 1997). "Keeping the lines straight". RAIL. No. 312. EMAP Apex Publications. hlm. 30–34. ISSN 0953-4563. OCLC 49953699.{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  • System 7 fully hydraulic tamping drive https://www.youtube.com/watch?v=_l68_5mA5Wk
  • "Track Compendium" DW Media group GmbH I Eurailpress

Pranala luar

Peralatan khusus perkeretaapian di Indonesia
Kereta ukur (SU)
Kereta pemeliharaan
jalan rel (SR)
Kereta inspeksi (SI)
Kereta khusus (SK)
Kereta derek (SC)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan