Rabu, 28 Oktober 2026
17:49 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Meriam tank 75 mm Tipe 3

meriam tank Jepang

Bagikan:

Meriam tank 75 mm Tipe 3 digunakan sebagai persenjataan utama tank medium Tipe 3 Chi-Nu dari Angkatan Darat Kekaisaran Jepang. Meriam ini merupakan salah satu meriam terbesar yang dipasang pada tank Jepang masa Perang Dunia II .

Desain dan penggunaan

250px-Japanese_Type_3_Chi-Nu_tank_1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tipe 3 Chi-Nu medium tank dengan Tipe 3 75 mm pistol tangki

Meriam Tipe 3 memiliki kaliber 75 mm (3,0 in), dan panjang laras 2.850 m (9.350 ft 5 in) (L/38).[1] Dipasang pada tank medium Tipe 3 Chi-Nu, elevasinya yaitu -10 hingga +25 derajat.[2] Meriam ini menembakkan peluru dengan kecepatan luncur 680 m/s (2.200 ft/s) dan mampu menembus perisai setebal 90 mm (3,5 in) pada jarak 100 m (110 yd) dan setebal 65 mm (2,6 in) pada jarak 1.000 m (1.100 yd).[2][3] Meriam ini menembakkan proyektil berbobot 6,.6 kilogram. Meriam ini dibuat berdasarkan meriam medan Tipe 90 yang juga berdasarkan meriam Schneider et Cie Canon de 85 mle 1927 Prancis. Meriam Tipe 3 diproduksi dengan lisensi oleh Osaka Arsenal.[1][4]

Tank Tipe 3 Chi-Nu, adalah tank produksi massal terkuat milik Angkatan Darat Kekaisaran Jepang pada Perang Dunia II. Tipe 3 Chi-Nu dikembangkan untuk mengatasi tank M4 Sherman.[5][6] Tipe 3 tidak memasuki masa produksi sebelum 1944 disebabkan prioritas program yang rendah. Pada 1944, kelangkaan material dan industri mengakibatkan produksinya tertunda.[7] Tank-tank ini dialokasikan ke Kepulauan Jepang untuk bertahan menghadapi Invasi Sekutu yang telah diperhitungkan. Karena Jepang menyerah sebelum invasi terlaksana, Tipe 3 tidak pernah digunakan dalam pertempuran.[8] Antara 1944 dan 1945, sejumlah 144 hingga 166 unit tank Tipe 3 Chi-Nu diproduksi.[7][6][9] Satu tank medium Tipe 3 yang selamat dengan meriam tank 75 mm Tipe 3 dipajang di Sekolah Latih Bahan Peledak Militer Angkatan Darat Bela Diri Jepang di Tsuchiura, Ibaraki, Jepang.

Meriam tank Tipe 3 juga merupakan persenjataan utama dari Tipe 3 Ho-Ni III. Tank Ho-Ni III berfungsi sebagai artileri swa-gerak sekaligus penghancur tank. Tank ini memiliki kasemat perisai heptagonal yang tertutup untuk mengatasi masalah perlindungan awak pada pertempuran jarak dekat.[10]

Catatan

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan