Selasa, 03 November 2026
15:58 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Merbah mata-merah

Merbah mata-merah

spesies burung

Bagikan:
Merbah mata-merah
250px-Asian_red-eyed_bulbul_%28Pycnonotus_brunneus%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
di Sepilok, Borneo
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Passeriformes
Infraordo: Passerides
Famili: Pycnonotidae
Genus: Pycnonotus
Spesies:
P. brunneus
Nama binomial
Pycnonotus brunneus
Blyth, 1845
250px-Pycnonotus_brunneus_distribution_map.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Merbah mata-merah ( Pycnonotus brunneus ) adalah anggota famili burung pengicau merbah. Ia dijumpai di Semenanjung Malaya, Sumatera, dan Borneo. Habitat aslinya adalah hutan dataran rendah lembap subtropis atau tropis.

Subspesies

Dua subspesies dikenali:[2]

  • P.b. brunneus - Blyth, 1845 : Ditemukan dari Semenanjung Malaya hingga Sumatra dan Kalimantan serta pulau-pulau terdekat
  • P.b. zapolius - Oberholser, 1917 : Ditemukan di Kepulauan Anambas

Referensi

  1. ↑ BirdLife International (2016). "Pycnonotus brunneus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2016 e.T22712743A94347115. doi:10.2305/IUCN.UK.2016-3.RLTS.T22712743A94347115.en. Diakses tanggal 15 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Bulbuls « IOC World Bird List". www.worldbirdnames.org (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2017-04-01.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan