Rabu, 28 Oktober 2026
03:07 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Mengenangkan Sutedjo

Mengenangkan Sutedjo

Bagikan:
Mengenangkan Sutedjo
250px-Mengenangkan_Sutedjo.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Album studiokarya Jack Lesmana
Dirilis1960
GenreInstrumental, jazz
Durasi34:51
LabelIrama

Mengenangkan Sutedjo adalah album dari pemusik jazz Jack Lesmana yang dirilis pada tahun 1960 dengan label Irama. Album ini adalah album instrumental yang dibuat dan ditujukan sebagai kenang-kenangan bagi pencipta lagu Sutedjo yang meninggal dunia pada tahun yang sama.[a]

Daftar lagu

Semua lirik ditulis oleh Sutedjo.

Sisi A
No.JudulDurasi
1."Ratna Djuwita (Ratna Juwita)"3:02
2."Tidurlah Intan"3:26
3."I. I. I."2:18
4."Selajang Pandang (Selayang Pandang)"2:30
5."Kasih Mesra"3:31
6."Iramaku"3:06
Sisi B
No.JudulDurasi
1."Selamat Berdjoang (Selamat Berjuang)"3:02
2."Dupa Kentjana (Dupa Kencana)"2:35
3."Ditepinja Sungai Seraju (Ditepinya Sungai Serayu)"2:48
4."Bunga Harapan"2:45
5."Angin Barat"2:29
6."Imbauan Pertiwi"3:19

Formasi

Catatan

  1. ↑ Sampul belakang album. Pembuka: MENGENANG SUTEDJO.."

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan