Minggu, 11 Oktober 2026
22:24 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka

Menentang Badai

film Indonesia tahun 1985

Bagikan:
Menentang Badai
SutradaraSA Karim
ProduserLeonita Sutopo
Ditulis olehSA Karim
PemeranLeo Chandra
Tuty Wasiat
Herman Permana
Zaitun Sulaiman
Robert Santoso
Zurmaini
Kamsul Chandrajaya
Ruslan Basrie
Yantini Octarina
Nina Anwar
EditorAmin Kertarahardja
DistributorPT. Inem Film
Tanggal rilis
1985
Durasi110 menit
NegaraIndonesia

Menentang Badai adalah film laga Indonesia tahun 1985 dengan disutradarai oleh SA Karim dan dibintangi oleh Leo Chandra dan Tuty Wasiat.

Sinopsis

Gantar telah menamatkan pendidikan di sebuah pesantren, dan memutuskan untuk pulang. Dalam perjalanan ia menemukan sesosok mayat yang tidak dikenal. Mayat itu memeluk sebuah kotak. Gantar memutuskan untuk mengambil tetapi tidak dibukannya. Dia berpikir, suatu saat akan bertemu dengan pemiliknya. Di luar dugaaan, Gantar mendapatkan serangan dua orang dari perguruan hitam yang ternyata menginginkan kotak itu. Gantar berusaha mempertahankan. Pada saat yang kritis bagi Gantar, muncul seorang lelaki bertopeng, menyelamatkan Gantar. Kejadian itu berulang kali dalam perjalanan membawa kotak tersebut. Gantar pun heran, siapa pemuda bertopeng itu? Ketika lawan-lawan Gantar dapat dikalahkan atas bantuan lelaki bertopeng itu, lantas menjelaskan, bahwa kotak yang ia bawa palsu. Lelaki bertopeng itu lalu memberikan yang asli kepada Gantar. Menurut lelaki bertopeng itu, Gantarlah yang paling berhak memiliki kotak tersebut, yang ternyata berisi buku pelajaran jurus-jurus silat yang belum pernah diajarkan oleh siapapun.[1]

Referensi

  1. ↑ JB Kristanto, Katalog Film Indonesia 1926-1995, PT Grafiasri Mukti,Jakarta, 1995 hal 292

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik film Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan