Jumat, 30 Oktober 2026
22:39 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Memori nasional

Bagikan:

Memori Nasional merupakan bentuk memori kolektif yang diidentifikasikan oleh pengalaman dan budaya bersama. Dan merupakan bagian dari integral serta Identitas Nasional serta Jati diri Bangsa.[1] Memori Kolektif memiliki bagian bentuk berupa Arsip. Arsip merupakan repositori memori yang dapat memberikan bukti terpercaya untuk mengetahui dan menyelidiki masa lalu. Dengan menggunakan Sumber Arsip, suatu memori memiliki kontruksi sosial yang dapat mengakibatkan adanya hubungan kekuasaan di masyarakat, sehingga Institusi Kearsipan memiliki peranan penting sebagai mediator dan penyeduaan bahan-bahan penelitian, sekaligus pelestarian memori. Selain itu, lembaga Kearsipan juga memiliki wujud sebagai tulang punggung dalam manajemen, salah satunya berupa memori kolektif bangsa[2]

Karakteristik Memori Kolektif, memori budaya, dan Memori Historis

  1. Konkretisasi identitas atau berhubungan dengan kelompok
  2. Kapasitasnya untuk merekontruksi
  3. Objektivikasi
  4. Organisasi
  5. Obligasi (kewajiban)
  6. Reflektivitas

Jenis-jenis Memori

1. Memori Kolektif

Merupakan memori yang didasarkan pada mitos atau streotip sederhana, dan bukan pada analisis dan evaluasi yang cermat terhadap arsip sejarah. Kontribusi memori kolektif yaitu dalam bentuk identitas diri, kelompok sosial baik dari yang paling kecil seperti keluarga maupun sampai kelompok sosial terbesar seprrti masyarakat dan bangsa. Cakupanya berupa cerita mengenai masa lalu atau kelompok-kelompok masyarakat disertai peristiwa dan pengalaman tertentu pada masa lalu. Sifatnya yaitu dengan menyederhanakan pengalaman manusia dan pemilihan aspek tertentu yang perlu diingat.

Referensi

  1. ↑ Tumangger, Delilawati (2021-10-11). "Peran Arsip Sebagai Memori Kolektif Bangsa Untuk Dunia". Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Diakses tanggal 2024-10-09.
  2. ↑ UU RI No.43 Tahun 2009 Tentang Kearsipan
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan