Minggu, 27 September 2026
05:30 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG

Memble tapi Kece

film Indonesia tahun 1989

Memble tapi Kece
SutradaraNawi Ismail
ProduserHaryadi Siswanto
Ditulis olehNawi Ismail
Pemeran
DistributorHargulin Film
Durasi88 menit
NegaraIndonesia

Memble tapi Kece adalah film Indonesia pada tahun 1986 dengan disutradarai oleh Nawi Ismail. Film ini dibintangi antara lain oleh Jaja Mihardja dan Emilia Contessa.

Sinopsis

Mirja selalu menononton di depan televisi umum kelurahan, sehingga ia sering mengkhayal menjadi penyanyi tenar seperti yang dilihatnya di televisi. Suatu saat, ia bermimpi rekaman bersama Hetty Koes Endang. Berikutnya ia bermimpi ditabrak mobil gadis cantik dra. Ayuningsih, iapun ia jatuh cinta, karena ditolak ia lalu mendatangi seorang dukun.

Ada beberapa nasihat dukun, yaitu bertapa di kuburan perawan yang mati di malam Jumat Kliwon, mencuri 21 pasang celana dalam dan kutang wanita. Saat mencuri, Mirja dihadang seekor anjing, ia lari dan tertangkap massa. Iapun digiring ke kantor polisi dan ditahan. Di situ ia dianiaya sesama tahanan mirip ibunya. Ternyata Ibu inilah yang menyiram air hingga Mirja bangun dan berkesimpulan terimalah hidup apa adanya.

Pemeran

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik film Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan