
Memancing dengan kormoran adalah sebuah teknik memancing tradisional kala nelayan memakai kormoran terlatih untuk menangkap ikan di sungai-sungai. Pada masa lalu, memancing dengan kormoran dilakukan di Tiongkok dan Jepang,[1] serta Yunani, Makedonia Utara, dan secara singkat, Inggris dan Prancis. Terkadang disebut sebagai "memancing dengan bebek", teknik tersebut dilakukan sebagai metode yang dipakai oleh bangsa Jepang kuno dalam Kitab Sui, catatan sejarah resmi dinasti Sui Tiongkok, yang dirampungkan pada 636 Masehi. Meskipun memancing dengan kormoran sempat menjadi usaha yang sukses, pemakaian utamanya pada saat ini adalah untuk industri pariwisata. Metode memancing artisan tak lagi dipakai di tempat manapun selain Tiongkok barat daya, tempat teknik tersebut juga berada di bawah ancaman dari kompetisi dengan metode yang lebih modern.[2][3][4]
Referensi
- ↑ Jackson, C. E. (1997). "Fishing with cormorants". Archives of Natural History. 24 (2): 189–211. doi:10.3366/anh.1997.24.2.189.
- ↑ Manzi, M.; Coomes, O. T. (2010). "Cormorant Fishing in Southwestern China: A Traditional Fishery Under Siege". The Geographical Review. 92 (4): 597–603. doi:10.1111/j.1931-0846.2002.tb00015.x. S2CID 162736384.
- ↑ Rose, Gerald (1987). The fisherman and the cormorants. London: Bodley Head. ISBN 0-370-31060-8.
- ↑ "Heart of the Dragon: Cormorant fishing". Wild China. BBC Two. 19 Agustus 2010. Diakses tanggal 2020-08-16.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Artikel bertopik budaya ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |
| Basis data pengawasan otoritas: Nasional |
|---|