Selasa, 29 September 2026
11:38 WIB
TERKINI
Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan
Mellah

Mellah

Bagikan:
500px-Old_Jewish_quarters_in_Essaouira.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sisa-sisa mellah Yahudi di Essaouira.

Mellah (bahasa Arab:ملاح dan Ibrani: מלאח (dalam bahasa Arab berarti "air mancur garam" atau "rawa-rawa garam" yang merupakan daerah permukiman Yahudi pertama di Fez)[1] adalah daerah orang Yahudi yang dikelilingi oleh tembok di kota-kota Maroko. Konsep mellah mirip dengan ghetto Yahudi di Eropa. Populasi Yahudi dibatasi gerak geriknya di dalam mellah dari abad ke-15 dan terutama semenjak awal abad ke-19.[2] Mellah awalnya dianggap sebagai hak khusus dan melindungi orang Yahudi dari serangan-serangan Arab, tetapi akibat pertumbuhan penduduk mellah berubah menjadi tempat yang miskin dan kumuh. Setelah bangsa Eropa menjajah Maroko pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, kompleks mellah dibuka dan membawa peluang ekonomi dan sosial baru untuk orang-orang Yahudi Maroko.[3]

Pada umumnya mellah terletak dekat dengan istana kerajaan atau tempat tinggal gubernur untuk melindungi penghuninya dari kerusuhan (karena para penghuni mellah berperan penting dalam ekonomi lokal). Sementara itu, mellah-mellah pedesaan adalah desa-desa terpisah yang hanya dihuni oleh orang Yahudi.

Catatan kaki

  1. ↑ Houtsma, M. Th. (editor) (1987) E.J. Brill's First Encyclopaedia of Islam, 1913-1936, Volume 5, New York: E.J. Brill. hlm.460. ISBN9004082654
  2. ↑ Encyclopedia of the Jewish Diaspora: Origins, Experiences, and Culture, Volume 1, hlm. 306, refers to Bernard Lewis 1987.
  3. ↑ Le Mellah dafina.net

Daftar pustaka

Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan