Selasa, 13 Oktober 2026
16:22 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Melayu Myanmar

Melayu Myanmar

Bagikan:
Melayu Burma
Melayu Myanmar
ملايو ميانمار
ပသျှူးလူမျိုး
พม่าเชื้อสายมลายู
250px-Pashu_Burma.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kelompok etnis Melayu Burma pada tahun 1950.
Jumlah populasi
27,000
Daerah dengan populasi signifikan
Tanintharyi (terutama di Distrik Kawthaung)
Bahasa
Melayu ·Thai ·Myanmar
Agama
Sunni Islam
Kelompok etnik terkait
Suku Melayu dan Melayu-Thai

Etnis Melayu Burma (bahasa Melayu:Melayu Myanmar; Jawi: ملايو ميانمار; bahasa Burma:ပသျှူးလူမျိုး, Pashu[1]) terutama tinggal di wilayah Tanintharyi di bagian selatan Myanmar.

Pulau paling selatan di Kepulauan Mergui (juga Kepulauan Myeik) merupakan rumah bagi orang Moken, etnis minoritas nomaden yang memiliki relasi dengan orang Melayu. Ada juga beberapa Muslim Melayu dan Melayu terkait sebaran dari negara-negara bagian paling utara Malaysia dan Thailand bagian selatan. Beberapa orang Moken dan Muslim di pulau-pulau paling selatan ini berbicara menggunakan dialek Melayu. Suku Melayu yang ada di Myanmar diyakini keturunan Melayu Kedahan, meskipun Hikayat Merong Mahawangsa tidak menyebutkan apa pun tentang Kepulauan Mergui.

Pada tahun 1865, sebuah kelompok Arab-Melayu yang dipimpin oleh Nayuda Ahmed, yang melakukan perjalanan dan mengumpulkan hasil laut di sekitar Kepulauan Mergui menetap di Victoria Point Bay—yang sekarang terletak di Kawthaung modern. Orang Melayu Burma umumnya tinggal di Kotapraja Bokpyin dan beberapa pulau di bagian selatan Kepulauan Mergui.

Pengaruh Melayu jelas terlihat dalam nama-nama pemukiman tertentu di dekat Kawthaung—kata kampong, ulu, telok, tengah, dan pulau (kata-kata Melayu untuk desa, terpencil, teluk, tengah dan pulau) masing-masing muncul dalam beberapa nama pemukiman.

Lihat pula

Referensi

40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan