| Bantuan taxobox otomatis |
|---|
Terima kasih atas jasa Anda dalam menerapkan templat taksonomi otomatis. Kami tidak menemukan halaman taksonomi untuk "Megatherium".
|
| Parameter umum |
|
| Halaman yang dapat membantu Anda |
|
| Megatherium | |
|---|---|
| Cetakan komposit kerangka M. americanum, Natural History Museum, London | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Takson tak dikenal (perbaiki): | Megatherium |
| Spesies tipe | |
| †Megatherium americanum Cuvier, 1796 | |
| Subgenera | |
|
Megatherium
| |
| Peta yang menunjukkan sebaran semua spesies Megatherium dalam warna merah, yang disimpulkan bedasarkan penemuan fosil | |
| Sinonim | |
| |
Megatherium (/mɛɡəˈθɪəriəm/ meg-ə-THEER-ee-əm; dari bahasa Yunani méga (μέγα) 'besar' + theríon (θηρίον) 'binatang') adalah sebuah genus folivora darat besar punah yang endemik ke Amerika Selatan yang hidup dari kala Pliosen hingga penghujung Pleistosen Akhir. Genus ini paling dikenal dari spesies tipenya, Megatherium americanum, yang seukuran gajah dan berbobot 3.500–4.000 kilogram (7.700–8.800 pon). Spesies tersebut utamanya diketahui dari Pampas, tetapi juga tersebar ke selatan hingga Patagonia paling utara dan ke utara hingga Bolivia selatan selama Pleistosen Tengah dan Akhir. Beberapa spesies lainnya juga telah dideskripsikan, termasuk beberapa yang termasuk ke dalam subgenus Andes Pseudomegatherium, yang berukuran mirip dengan M. americanum dengan perbedaan kurang lebih sekitar 1.000 kilogram (2.200 pon).
Megatherium americanum diyakini merupakan hewan peramban yang memakan dedaunan dan ranting pohon dan semak menggunakan bibir atas prehensil layaknya badak hitam (alih-alih lidah prehensil seperti yang sebelumnya digambarkan). Meski ukuran tubuhnya besar, spesies tersebut diyakini dapat berdiri dengan dua kaki dengan kaki belakangnya agar dapat mencapai dan memakan dedaunan tinggi, dan kemungkinan menggunakan cakarnya untuk pertahanan diri.
Megatherium punah sekitar 12,000 tahun lalu sebagai bagian dari Peristiwa kepunahan Pleistosen Akhir, bersamaan denagn sebagian besar mamalia besar Amerika lainnya. Kepunahan ini terjadi mengikuti kedatangan pertama manusia di Amerika. Terdapat bukti dari setidaknya satu situs bahwa M. americanum dibunuh oleh manusia, menyiratkan bahwa perburuan dapat menjadi salah satu faktor dalam kepunahannya.[1]
Referensi
- ↑ Politis, Gustavo G.; Messineo, Pablo G.; Stafford, Thomas W.; Lindsey, Emily L. (Maret 2019). "Campo Laborde: A Late Pleistocene giant ground sloth kill and butchering site in the Pampas". Science Advances (dalam bahasa Inggris). 5 (3) eaau4546. Bibcode:2019SciA....5.4546P. doi:10.1126/sciadv.aau4546. ISSN 2375-2548. PMC 6402857. PMID 30854426.
{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)