Kamis, 24 September 2026
19:43 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum

Max Uhlemann

Max Uhlemann, lengkapnya Maximilian Adolph Uhlemann (meninggal 1862) adalah seorang Ahli Mesir Kuno asal Jerman yang pada tahun 1853 menerbitkan terjemahan bahasa Latin ketiga dari teks hieroglif Batu Rosetta. Dia adalah putra Friedrich Gottlob Uhlemann, yang mengajar teologi di Universitas Humboldt Berlin dan Universitas Leipzig.

Penelitian Max Uhlemann di Universitas Leipzig, di mana awalnya ia mempelajari sejarah dan arkeologi, akhirnya mengkhususkan diri dalam bidang Mesir kuno serta literaturnya, berhasil mengantarkannya meraih gelar doktor pada tahun 1851. Gustav Seyffarth termasuk di antara mereka yang menjadi dosennya di Leipzig. Pada 1853, selain dari karyanya menerjemahkan Batu Rosetta, ia juga menyelesaikan dan menerbitkan tata bahasa Koptik. Dari tahun 1854 hingga kematiannya pada tahun 1862 ia adalah seorang Privatdozent dalam bahasa dan sastra Mesir di Universitas Georg August Göttingen. Drei Tage di Memphis (1856) (Tiga Hari di Memphis) adalah karyanya yang berupaya untuk menggambarkan kehidupan sehari-hari di Mesir kuno, dan telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris pada tahun 1858, diikuti oleh novel sejarahnya berjudul Der letzte der Ramessiden ("Ramessid yang terakhir"), diterbitkan dalam dua edisi pada tahun 1860 dan 1863.

Karya-karyanya

  • De veterum Aegyptiorum lingua et litteris: sive de optima signa hieroglyphica explicandi via atque ratione. Leipzig, 1851 Text
  • Quae, qualia, quanta? Eine Bestätigung des Quousque tandem der Champollionischen Schule. Berlin, 1852 Text
  • Inscriptionis Rosettanae hieroglyphicae decretum sacerdotale. Leipzig, 1853 Text
  • Linguae Copticae grammatica. Leipzig. 1853 Text
  • Das Todtengericht bei den alten Ägyptern. Eine Habilitations-Rede. Berlin, 1854
  • Thoth nach klassischen und aegyptischen Quellen, oder Die Wissenschaften der alten Aegypter. Göttingen 1855 Text
  • Israeliten und Hyksos in Aegypten: eine historisch-krit. Untersuchung. Leipzig, 1856 Text
  • Drei Tage in Memphis, Göttingen 1856 Text
    • Three Days in Memphis. Philadelphia: Lippincott, 1858 Text
  • Handbuch der gesammten ägyptischen Alterthumskunde. Leipzig, 1857-58 Text
  • Grundzüge der Astronomie und Astrologie der Alten besonders der Aegypter. Leipzig, 1857 Text
  • "Über die Bildung der altägyptischen Eigennamen" in Sitzungsberichte der phil.-hist. Classe der K. Akademie der Wissenschaften in Wien (1859) Text
  • Der letzte der Ramessiden oder Vor drei Jahrtausenden: ein culturhistorischer Roman. Leipzig, 1860
    • 2nd ed. Vor dreitausend Jahren oder der Untergang der Ramessiden: ein culturhistorischer Roman. Leipzig, 1863 Text
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan