| Biografi | |
|---|---|
| Kelahiran | 22 Agustus 1874 Munich |
| Kematian | 19 Mei 1928 Frankfurt am Main |
| Tempat pemakaman | Südfriedhof, Makam 18 |
| Data pribadi | |
| Agama | Gereja Katolik Roma |
| Pendidikan | Universitas Ludwig Maximilian Munich Universitas Jena Universitas Humboldt Berlin |
| Kegiatan | |
| Spesialisasi | Fenomenologi |
| Pekerjaan | filsuf,sosiolog,dosen,antropolog,axiologist (en) |
| Bekerja di | Universitas Ludwig Maximilian Munich Universitas Jena Universitas Georg August Göttingen Universität zu Köln |
| Murid | Carlos Astrada (en) |
| Dipengaruhi oleh | |
| Karya kreatif | |
Karya terkenal | |
| Murid doktoral | Hermann Rudolf Bäcker |
| Keluarga | |
| Pasangan nikah | Märit Scheler-Furtwängler |
| Anak | Max Scheler (en) |
Max Scheler adalah seorang filsuf Jerman yang berpengaruh dalam bidang fenomenologi, filsafat sosial, dan sosiologi pengetahuan.[1] Ia berjasa dalam menyebarluaskan fenomenologi Husserl.[2] Scheler dilahirkan pada 1874 di Muenchen.[1][2] Ia menempuh studi di Muenchen, Berlin, Heidelberg,dan Jena.[2] Setelah itu, ia menjadi dosen di Jena dan Muenchen, di mana ia berkenalan dengan fenomenologi Husserl.[1][2] Pada 1919, Scheler menjabat guru besar di Koln.[2] Kemudian ia meninggal dunia di Frankfurt pada 1928.[2]
Inti pemikiran filsafat Scheler adalah nilai.[2] Berbeda dengan Mill yang mengatakan bahwa manusia bertindak berdasarkan kepuasan diri, Scheler menyatakan bahwa nilai adalah hal yang dituju manusia.[2] Jika ada orang yang mengejar kenikmatan, maka hal itu bukan demi kepuasan perasaan, melainkan karena kenikmatan yang dipandang sebagai suatu nilai.[2] Nilai tidak bersifat relatif, melainkan mutlak.[2] Nilai bukan ide atau cita-cita, melainkan sesuatu yang konkret, yang hanya dapat dialami dengan jiwa yang bergetar dan dengan emosi.[2] Dalam pengertian sehari-hari, nilai sering dikacaukan dengan hal yang bernilai.Namun Max Scheler telah membedakan dengan jelas antara nilai dan hal yang bernilai.Nilai adalah kualitas yang membuat suatu hal menjadi hal yang bernilai, sedangkan hal yang bernilai merupakan suautu hal yang membawa kualitas nilai.[3]
Karya Max Scheler
- 1912 terbit Uber Ressentiment und moralisches werturteil (Tentang resentimen dan putusan nilai moral).
- 1913 terbit Wesen und Formen der Sympathie (Hakikat dan bentuk-bentuk simpati).
- 1913 terbit Der Formalismus in der Ethik und die matiriale wertethik (Formalisme dalam etika dan etika nilai yang bersifat material).
- 1921 Vom Ewigen im Menschen (Tentang yang abadi dalama diri manusia).[4].
Referensi
- 1 2 3 (Inggris)John Bohman. 1999. "Scheler, Max". In The Cambridge Dictionary of Philosophy. Robert Audi, ed. 816. London: Cambridge University Press.
- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 Harun Hadiwijono. 1983. Sari Sejarah Filsafat Barat 2. Yogyakarta: Kanisius. Hal. 145-148.
- ↑ Paulus Wahana (2004). Nilai Etika Axiologis Max Scheler. Yogyakarta: Kanisius. hlm. 101. ISBN 979-21-0721-5.
- ↑ K.Bertens (2002). Filsafat Barat Kotemporer Inggris-Jerman. Jakarta: PT.Gramedia Pustaka Utama. hlm. 117. ISBN 979-686-075-9.
| Internasional | |
|---|---|
| Nasional | |
| Akademik | |
| Seniman | |
| Orang | |
| Lain-lain | |
Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |