Selasa, 03 November 2026
03:54 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Maurits dari Nassau

Maurits dari Nassau

pangeran Oranye dan pemimpin Republik Belanda (1567-1625)

Bagikan:
Maurits dari Nassau
Pangeran Orange
250px-Michiel_Jansz_van_Mierevelt_-_Maurits_prins_van_Oranje-edit_1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pangeran Orange
Masa jabatan
1618–1625
PendahuluFilips Willem
PenggantiFrederick Henry
Penguasa Holland dan Zeeland
Masa jabatan
1585–1625
PendahuluWilliam sang Pendiam
PenggantiFrederick Henry
Penguasa Utrecht, Guelders dan Overijssel
Masa jabatan
1590–1625
PendahuluAdolf van Nieuwenaar
PenggantiFrederick Henry
Penguasa Groningen
Masa jabatan
1620–1625
PendahuluWilliam Louis
PenggantiErnst Casimir
Informasi pribadi
Lahir14 November 1567
Meninggal23 April 1625(1625-04-23) (umur 57)

Maurits dari Nassau (bahasa Belanda:Maurits van Oranje; 14 November 1567 – 23 April 1625) adalah pangeran Oranye dari 1618 setelah kematian kakaknya, Filips Willem, Pangeran Oranye. Maurits adalah penguasa dari Republik Belanda (kecuali Friesland) dari tahun 1585 hingga kematiannya pada tahun 1625.

Maurits mengatur pemberontakan Belanda melawan Spanyol, perannya dalam hal ini sukses besar dan menjadi ahli taktik militer terkenal. Maurits mengemukakan pendapatnya untuk menghidupkan kembali doktrin klasik dari Vegetius dan mempelopori ketentuan tentang alat-alat perang dan pelatihan pasukan di Eropa.

Kehidupan

Maurits adalah putra dari William sang Pendiam dan Putri Anna dari Saxony. Ia lahir di kastil Dillenburg. Ia dinamai berdasarkan kakeknya (dari jalur ibu) Moritz dari Sachsen.

Maurits tidak pernah menikah. Namun, dirinya adalah ayah angkat dari Willem dari Nassau, Louis dari Nassau dan Anna van de Kelder.

Bersama dengan sepupunya Willem Lodewijk, Maurits berkuliah di Heidelberg lalu pindah ke Leiden bersama kakaknya Filips Willem, Pangeran Oranye tempat ia bertemu dengan Simon Stevin. Negara Holland dan Zeeland membiayai pendidikan Maurits, setelah ayahnya terlilit kesulitan keuangan paska mengorbankan hartanya pada revolusi Belanda.

Saat ia berusia 16 tahun, ayahnya dibunuh di Delft, Ia lalu mengambil alih kekuasaan sebagai penguasa (Stadhouder). Monarki Inggris dan Prancis berminat untuk mengambil alih kekuasaan tetapi ditolak. Hal ini membuat Maurits menjadi kandidat satu-satunya untuk menjadi Stadhouder. Akhirnya, dia menjadi penguasa Holland dan Zeeland pada tahun 1585, penguasa Guelders, Overijssel dan Utrecht pada tahun 1590 dan penguasa Groningen dan Drenthe pada tahun 1620 (setelah kematian Willem Lodewijk, yang menjadi penguasa disana dan di Friesland).

Maurits menjadi pangeran Oranye setelah kakaknya Filips Willem, Pangeran Oranye, meninggal pada tahun 1618. Dia ditunjuk sebagai jenderal angkatan darat pada tahun 1587, setelah Earl of Leicester, kembali ke Inggris.

Karier militer

Maurits mengorganisasi pemberontakan melawan Spanyol menjadi masuk akal, hingga sukses. Dia mengatur kembali angkatan darat Belanda bersama dengan Willem Lodewijk. Ia belajar sejarah tentang militer, ilmu strategi perang, matematika dan astronomi, dan membuktikan bahwa dirinya adalah ahli strategi terbaik pada masanya. Perang Delapan Puluh Tahun menjadi media pembuktiannya. Ia berhasil melumpuhkan dan mengambil alih beberapa pos jaga (outpost) milik Spanyol. Dengan nasihat perang dari Simon Stevin, ia dapat mengambil alih beberapa benteng dan kota penting dalam serangan selanjutnya seperti Breda pada tahun 1590, Steenwijk pada tahun 1592, dan Geertruidenberg pada tahun 1593. Kemenangan ini memperluas wilayah Republik Belanda, memperkuat revolusi dan mengembangkan negara di wilayah yang aman (secure border). Maurits dianggap sebagai jenderal terkemuka pada masanya. Banyak jenderal hebat pada generasi-generasi selanjutnya, termasuk saudaranya, Frederick Henry. Namun, keahliannya ini mengilhami para komandan perang sipil Inggris, di mana mereka mempelajari keahliannya tentang perang.

Kemenanganya pada pertempuran pasukan berkuda di Turnhout (1597) dan di Nieuwpoort (1600) membuatnya meraih kejayaan dan pengakuan di seantero Eropa.

Sebagai bagian dari usahanya untuk mencari aliansi untuk melawan Spanyol, Maurits menerima utusan dari Maroko, Al-Hajari. Mereka membicarakan tentang kemungkinan aliansi antara Belanda, Kesultanan Ottoman, Maroko dan Moriscos melawan Spanyol.[1][2] Laporan Al-Hajari menyebutkan perbincangan detail mengenai kombinasi penyerangan terhadap Spanyol.[3]

Maurits dan Oldenbarnevelt

Maurits pada awalnya memiliki hubungan yang baik pada Landsadvocaat (Land's Advocate, seperti Sekretaris Negara) Johan van Oldenbarnevelt. Namun, tiba-tiba ketegangan muncul di antara keduanya. Van Oldenbarnevelt mengabaikan nasihat Maurits dan memutuskan untuk menandatangani perjanjian damai dua belas tahun (1609–1621) dengan Spanyol yang berisi kesepakatan bahwa pihak Belanda meminta sejumlah dana untuk membiayai angatan darat dan angkatan lautnya.

Bersamaan dengan konflik antara penganut Gomaris (Calvinis) dan Arminianis, ketegangan di antara Maurits dan Van Oldenbarnevelt mencapai puncaknya. Van Oldenbarnevelt ditangkap, diadili dan dihukum mati. Dari 1618 hingga kematiannya, Maurits menikmati kekuasaannya tanpa pesaing pada Republik Belanda.

Kehidupan Selanjutnya dan Kematian

Maurits mendesak saudaranya, Frederick Henry untuk menikah untuk mempertahankan dinasti. Pada tahun 1621 perang kembali bergejolak. Setelah lewat 12 tahun perjanjian damai, Spanyol, yang dipimpin Ambrogio Spinola, melakukan pengepungan pada kota Breda.

Maurits meninggal pada 23 April 1625, saat pengepungan masih berjalan. Justin dari Nassau menyerahkan Breda pada Juni 1625 setelah pengepungan selama sebelas bulan.

Leluhur

Silsilah Maurits dari Nassau
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
16. John IV dari Nassau-Dillenburg
 
 
 
 
 
 
 
8. John V dari Nassau-Dillenburg
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
17. Maria dari Loon-Heinsberg
 
 
 
 
 
 
 
4. William I dari Nassau-Dillenburg
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
18. Henry III dari Hesse
 
 
 
 
 
 
 
9. Elisabeth dari Hesse-Marburg
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
19. Anna dari Katzenelnbogen
 
 
 
 
 
 
 
2. William sang Pendiam
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
20. Henry IX, Count dari Stolberg
 
 
 
 
 
 
 
10. Bodo VIII dari Stolberg-Wernigerode
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
21. Mathilde dari Mansfeld
 
 
 
 
 
 
 
5. Juliana dari Stolberg-Wernigerode
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
22. Philip I dari Eppstein
 
 
 
 
 
 
 
11. Anna dari Eppstein-Königstein
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
23. Louise de La Marck
 
 
 
 
 
 
 
1. Maurits dari Nassau
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
24. Albert III, Adipati Saxony
 
 
 
 
 
 
 
12. Adipati Henry IV dari Saxony
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
25. Sidonie dari Poděbrady
 
 
 
 
 
 
 
6. Moritz dari Sachsen
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
26. Magnus II, Adipati Mecklenburg
 
 
 
 
 
 
 
13. Catherine dari Mecklenburg
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
27. Sophie dari Pomerania
 
 
 
 
 
 
 
3. Anna dari Sachsen
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
28. William II, Landgrave dari Hesse
 
 
 
 
 
 
 
14. Philip I dari Hesse
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
29. Anna dari Mecklenburg-Schwerin
 
 
 
 
 
 
 
7. Agnes dari Hesse
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
30. George, Adipati Saxony
 
 
 
 
 
 
 
15. Christine dari Saxony
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
31. Barbara Jagiellon
 
 
 
 
 
 

Peninggalan

  • Negara pulau Mauritius yang terletak di Samudra Hindia, dinamai berdasarkan namanya. Pulau ini dinamai untuk penghormatan kepada pangeran dengan penjelajah Belanda pada tahun 1598.
  • Pada tahun 1624, Penjelajah Inggris, Henry Hudson menamai sungai yang kini bernama Sungai Hudson dengan nama Sungai Mauritius.

Referensi

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Maurice, Prince of Orange.




Maurits dari Nassau
Cabang kadet Wangsa Nassau
Lahir: November 14 1567 Meninggal: 23 April 1625
Gelar
Didahului oleh:
Filips Willem
Pangeran Orange
1618–1625
Diteruskan oleh:
Frederick Henry
Penguasa Breda
1618–1625
Jabatan politik
Didahului oleh:
William of Orange
Penguasa Holland dan Zeeland
1585–1625
Diteruskan oleh:
Frederick Henry
Didahului oleh:
Adolf van Nieuwenaar
Penguasa Utrecht, Guelders dan Overijssel
1590–1625
Didahului oleh:
Willem Lodewijk
Penguasa Groningen
1620–1625
Diteruskan oleh:
Ernst Casimir
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan