Rabu, 04 November 2026
23:25 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan

Maurice Wiles

Bagikan:

Maurice Frank Wiles (17 Oktober 1923 - 3 Juni 2005) adalah seorang akademisi dan juga pendeta Anglikan. Dia adalah Profesor Keagamaan (Regius Professor of Divinity) di Universitas Oxford sejak tahun 1970 hingga 1991.

Pendidikan dan Karier

Wiles bersekolah di Tonbridge School di Kent, Inggris. Pasca Perang Dunia Kedua, ia kemudian melanjutkan sekolah di Christ's College dan Ridley Hall Cambridge. Setelah ditahbiskan sebagai pendeta Anglikan, ia menghabiskan dua tahun pengabdian di Gereja St. George, Stockport; dan baru kemudian kembali ke Ridley Hall untuk mengajar. Selain mengajar, ia juga merupakan penulis yang produktif.

Ia pernah ditugaskan untuk menjadi pengajar di Universitas Ibadan, Nigeria dari tahun 1955 hingga 1959, di mana ia menjadi dosen dalam kajian Perjanjian Baru.

Sekembalinya dari Nigeria, ia diangkat sebagai Dekan di Clare College, Universitas Cambridge (1959-1967), lalu diangkat sebagai Professor Christian Doctrine di King's College, London (1967-1970), dan terakhir diangkat sebagai Regius Professor of Divinity di Universitas Oxford (1970-1991).[1]

Bibliografi

  • Working Papers in Doctrine (1976)
  • What is Theology? (1976)
  • God's Action in the World (1986)
  • Archetypal Heresy: Arianism through the Centuries (2001), sudah diterjemahkan ke bahasa Indonesia dengan judul "Warisan Sejarah Arianisme" (ISBN: 978-602-98762-1-5, 2017)
  • Spiritual Gospel: The Interpretation of the Fourth Gospel in the Early (2008)
  • Divine Apostle (2009)
  • Reason to Believe (2011)
  • The Remaking of Christian Doctrine (2011)
  • Faith and the Mystery of God (2012)

Referensi

  1. ↑ "The Rev Professor Maurice Wiles". The Independent (dalam bahasa Inggris). 2005-06-11. Diakses tanggal 2019-05-14.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan