| Biologi sel | |
|---|---|
| Mitokondria | |
Komponen mitokondria pada umumnya
3 Lamela
4 DNA mitokondria |
Dalam mitokondria, matriks adalah ruang di dalam membran dalam. Matriks juga dapat dirujuk sebagai cairan mitokondria. Istilah "matriks" berasal dari sifat ruang ini yang kental, yang berkebalikan dengan sitoplasma yang cukup encer. Matriks mitokondria mengandung DNA mitokondria, ribosom, enzim terlarut, molekul-molekul organik kecil, kofaktor nukleotida, dan ion anorganik. Enzim-enzim pada matriks memfasilitasi reaksi-reaksi yang terlibat dalam produksi ATP, seperti, seperti siklus asam sitrat, fosforilasi oksidatif, oksidasi piruvat, dan oksidasi beta asam lemak.[1]
Komposisi matriks yang didasari oleh struktur dan kandungannya menghasilkan sebuah lingkungan yang memungkinkan lajur-lajur anabolik dan katabolik untuk dapat terjadi. Rantai transpor elektron dan enzim pada matriks berperan penting dalam siklus asam sitrat dan fosforilasi oksidatif. Siklus asam sitrat menghasilkan NADH dan FADH2 melalui oksidasi yang akan direduksi pada proses fosforilasi oksidatif untuk menghasilkan ATP.[2][3]
Referensi
- ↑ Voet, Donald; Voet, Judith; Pratt, Charlotte (2013). Fundamentals of Biochemistry Life at the Molecular Level. New York City: John Wiley & Sons, Inc. hlm. 582–584. ISBN 978-1118129180.
- ↑ Stryer, L; Berg, J; Tymoczko, JL (2002). Biochemistry. San Francisco: W.H. Freeman. hlm. 509–527, 569–579, 614–616, 638–641, 732–735, 739–748, 770–773. ISBN 978-0-7167-4684-3.
- ↑ Mitchell, Peter; Moyle, Jennifer (1967-01-14). "Chemiosmotic Hypothesis of Oxidative Phosphorylation". Nature (dalam bahasa Inggris). 213 (5072): 137–139. Bibcode:1967Natur.213..137M. doi:10.1038/213137a0. PMID 4291593. S2CID 4149605.