Rabu, 04 November 2026
06:40 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Masjid Sultan Selim

Masjid Sultan Selim

masjid di Ukraina

Bagikan:
Masjid Katedral Sultan Selim
Султана-Се́ліма соборна ме́че́ть
330px-%D0%A3%D0%B8%D0%BB%D1%8C%D1%8F%D0%BC_%D0%A5%D0%B5%D0%B9%D1%81%D1%82%D0%B8._%D0%91%D0%B8%D1%8E%D0%BA_%D0%94%D0%B6%D0%B0%D0%BC%D0%B8_1_%28cropped%29.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tampak fasad depan masjid asli. Saat merekonstruksi tampilan bangunan, William Heste tidak menggambarkan menara kedua, 1798
Agama
AfiliasiIslam – Sunni
Provinsi40px-Flag_of_Crimea.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Republik Otonom Krimea
Lokasi
osm-intl,13,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Masjid_Sultan_Selim&revid=28043310&groups=_d266de5107e1e93a3f8c033a64f96ed11ef7150a&parser=parsoid
Peta interaktif Masjid Katedral Sultan Selim
Султана-Се́ліма соборна ме́че́ть
LokasiFeodosiya
Negara Ukraina
Koordinat45°01′23″N 35°23′28″E / 45.023°N 35.391°E / 45.023; 35.391
Arsitektur
TipeMasjid
GayaUtsmaniyah
Didirikan1510
Spesifikasi
Kubah12
Menara2

Masjid Katedral Sultan Selim (bahasa Ukraina: Султана-Се́ліма соборна ме́че́ть, bahasa Tatar Krimea: Султан-Се́лим джамиси; Sultan Selim Camisi), atau lebih dikenal dengan Masjid Büyük (bahasa Tatar Krimea: Буюк Джами) adalah sebuah bekas kompleks masjid bersejarah yang berada di kota Feodosiya, Republik Otonom Krimea, Ukraina.[1] Masjid ini awalnya dibangun pada tahun 1510,[2] atas perintah Sultan Selim I, dan diarsiteki oleh Mimar Sinan, seorang arsitek kekaisaran Ottoman ternama.[3]

Namun setelah aneksasi Krimea 2014, populasi Muslim di Feodosiya menurun,[4] sehubungan dengan rencana untuk membangun kembali masjid menjadi gereja Kristen. Karena berbagai alasan, masjid ini kemudian dihancurkan secara permanen pada tahun 1834.[5]

250px-%D0%90%D0%BB%D0%B5%D0%BA%D1%81%D0%B0%D0%BD%D0%B4%D1%80%D0%BE-%D0%9D%D0%B5%D0%B2%D1%81%D0%BA%D0%B8%D0%B9_%D0%A1%D0%BE%D0%B1%D0%BE%D1%80.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gereja Katedral Alexander Nevsky

Sebagai gantinya, pada tahun 1873, Gereja Katedral Alexander Nevsky didirikan,[6] yang pada gilirannya dihancurkan juga pada tahun 1933.[7]

Referensi

  1. ↑ "Мечеть султана Сулеймана (Биюк-Джами) в Кефе". avdet.org (dalam bahasa Rusia). 2015-09-29. Diakses tanggal 2023-03-12.
  2. ↑ ИнфоРост, Н. П. "Кафа в период владения ею Банком св. Георгия (1454-1475)". elib.shpl.ru. Diakses tanggal 2023-03-12.
  3. ↑ "План главной мечети города Кефы (снята на план в 1798 г. архитектором Эсти) | QRim - всё о Крыме" (dalam bahasa Rusia). Diakses tanggal 2023-03-12.
  4. ↑ Khrapunov, Nikita. "Мусульманские памятники Крыма глазами путешественников конца XVIII - начала XIX в."{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=
  5. ↑ "Обозрение Южного берега Тавриды. В 1815 году". dlib.rsl.ru. Diakses tanggal 2023-03-12.
  6. ↑ Образ Византии: сборник статей в честь О.С. Поповой (dalam bahasa Rusia). Северный паломник. 2008. ISBN 978-5-94431-277-8.
  7. ↑ "Крымские мусульмане хотят восстановить мечеть в Феодосии". religions.unian.net (dalam bahasa Rusia). Diakses tanggal 2023-03-12.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan