Rabu, 28 Oktober 2026
13:15 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Masala dosa

Masala dosa

Bagikan:
Masala dosa
330px-Dosai_Chutney_Hotel_Saravana_Bhavan.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Masala dosa dengan chutney, sambar, dan kari kentang
JenisDosa
SajianChutney, sambar, kari kentang
DaerahIndia Selatan
Suhu penyajianPanas
Bahan utamaAdonan nasi yang difermentasi dan aneka kacang-kacangan (gram hitam, kacang gude, buncis), aneka bumbu (fenugreek, cabai merah)
Variasirava masala dosa,masala dosa bawang, masala dosa kertas
250px-Indian_Spices.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini adalah bagian dari serial
Masakan India
Persiapan dan memasak

Masala dosa adalah hidangan India Selatan.[1] Makanan ini juga terkenal di Malaysia, Singapura, Mauritius, Inggris Raya dan Amerika Serikat. Di Indonesia, makanan ini boleh didapati di Kedai-kedai makanan kulinari India di Medan, Bali dan Jakarta.

Resep dasarnya biasanya dimulai dengan adonan fermentasi nasi setengah matang, poha, dan berbagai kacang-kacangan (gram hitam, kacang polong, buncis), dan dicampur dengan berbagai bumbu untuk menambah rasa, seperti fenugreek dan cabai merah kering.[2] Secara tradisional disajikan dengan kari kentang, chutney, dan sambar, ini adalah menu sarapan umum di India Selatan.[3]

Referensi

  1. ↑ Socians, The (2019-11-15). "Origin of Masala Dosa: Know How From a Sin Accompanied by a Bad Habit to Delicious South Indian Food". Socians (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 17 November 2022. Diakses tanggal 2022-11-17.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Ramnath, N.S. "American Dosa". Forbes.
  3. ↑ swasthi (2021-06-11). "Masala Dosa Recipe (Restaurant Style)". Swasthi's Recipes (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-01-17.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Masala Dosa.

Templat:Pancakes

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan