Jumat, 30 Oktober 2026
14:07 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Masahiro Shinoda

Masahiro Shinoda

Bagikan:
Masahiro Shinoda
250px-Kinema-Junpo-1962-April-early-2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
"Kinema Junpo", 1962
Lahir(1931-03-09)9 Maret 1931
Meninggal25 Maret 2025(2025-03-25) (umur 94)
AlmamaterUniversitas Waseda
PekerjaanSutradara film, penulis skenario
Masa aktif1960–2003
Karya terkenalPale Flower, Assassination, Double Suicide, Silence, Ballad of Orin, Childhood Days
Pasangan menikahShima Iwashita (m. 1967)

Masahiro Shinoda (篠田 正浩, Shinoda Masahiro, 9 Maret 1931 – 25 Maret 2025 ) adalah seorang sutradara film Jepang yang memiliki karier pembuatan film yang berlangsung selama lebih dari empat dekade dan mencakup berbagai genre dan gaya. Ia adalah salah satu tokoh utama Gelombang Baru Jepang selama tahun 1960-an dan 1970-an. Ia menyutradarai film untuk Shochiku Studio dari tahun 1960 hingga 1965, sebelum beralih ke sinema independen sejak tahun 1966 dan seterusnya. Gaya filmnya dicirikan oleh karakter-karakter yang terpinggirkan secara sosial, banyak di antaranya beralih ke kejahatan atau bunuh diri, dan perhatian yang cermat terhadap keindahan gambar. Ia mengambil fiksi dan teater tradisional Jepang dan beberapa filmnya mengandung pengaruh Kenji Mizoguchi, yang ia kagumi.

Karier

Shinoda masuk Universitas Waseda, di mana ia mempelajari teater.[1] Ia bergabung dengan Studio Shōchiku pada 1953 sebagai asisten sutradara,[2] di mana ia bekerja pada film-film karya sutradara Yasujirō Ozu.[3] Ia melakukan debut sebagai sutradara pada 1960 dengan One-Way Ticket for Love, yang juga ia skripkan.[2] Fokusnya terhadap pemuda dan budaya dan publik di Jepang pada 1960an membuatnya menjadi figur utama di Shōchiku New Wave bersama dengan Nagisa Ōshima dan Yoshishige Yoshida. Ia berkarya dalam berbagai genre, dari film yakuza (Pale Flower) sampai film samurai (Assassination), tetapi ia dikenal karena fokusnya pada karakter marginal secara sosial dan untuk minatnya dalam teater Jepang tradisional, yang menemukan ekspresi terbesarnya dalam Double Suicide, di mana aktor-aktornya diubah menjadi seperti boneka Bunraku.[4] Ia juga meminati bidang olahraga, menyutradarai sebuah dokumenter tentang Olimpiade Musim Dingin 1972.[4] Juga dikenal karena kolaborasinya dengan artis-artis seperti Shūji Terayama dan Tōru Takemitsu, Shinoda meninggalkan Shōchiku pada 1965 untuk membentuk perusahaan produksinya sendiri, Hyōgensha.[4]

Film 1986-nya Gonza the Spearman masuk dalam Festival Film Internasional Berlin ke-36, di mana film tersebut memenangkan Silver Bear.[5] Ia memenangkan Penghargaan Akademi Jepang untuk Sutradara Tahun Ini 1991 untuk Childhood Days.[6] Pada 1997, filmnya Moonlight Serenade masuk dalam Festival Film Internasional Berlin ke-47.[7] Ia juga memenangkan Penghargaan Izumi Kyōka pada 2010 untuk sebuah novel (Shinoda sendiri sebelumnya mengadaptasi novel Kyōka ke layar lebar dalam Demon Pond pada 1979).[2]

Ia menikah dengan aktris Shima Iwashita, yang tampil dalam beberapa filmnya, pada 1967.[2] Ia pensiun dari penyutradaraan setelah merilis Spy Sorge pada 2003, sebuah biopik tentang kehidupan Richard Sorge.

Filmografi

  1. One-Way Ticket for Love (恋の片道切符) (1960)
  2. Kawaita mizuumi (乾いた湖) (Dry Lake alias Youth in Fury) (1960)
  3. My Face Red in the Sunset (alias Killers on Parade) (夕陽に赤い俺の顔) (1961)
  4. わが恋の旅路 (The Path of Young Love(??)) (1961)
  5. Shamisen and Motorcycle (三味線とオートバイ) (1961)
  6. Our Marriage (私たちの結婚) (1961)
  7. Epitaph to My Love (山の讃歌 燃ゆる若者たち) (1961)
  8. Tears on the Lion's Mane (涙を、獅子のたて髪に) (1962)
  9. Glory on the Summit (1962)
  10. Kawaita hana (乾いた花) (Withered Flower, alias Pale Flower) (1964)
  11. Ansatsu (暗殺) (Assassination) (1964)
  12. With Beauty and Sorrow (美しさと哀しみと) (1965)
  13. Ibun Sarutobi Sasuke (異聞猿飛佐助) (The Strange Story of Sarutobi Sasuke, alias Samurai Spy) (1965)
  14. Captive's Island (処刑の島) (1966)
  15. Clouds at Sunset (あかね雲) (1967)
  16. Shinjū ten no Amijima (心中天網島) (Amijima Effaced to Heaven by Lovers' Suicide, alias Double Suicide) (1969)
  17. Outlaws (無頼漢) (1970)
  18. The Scandalous Adventures of Buraikan (1970)
  19. Chinmoku / Silence (沈黙 / Silence) (1971)
  20. Sapporo Winter Olympics (札幌オリンピック) (1972)
  21. The Petrified Forest (化石の森) (1973)
  22. Himiko (卑弥呼) (1974)
  23. Under the Blossoming Cherry Trees (桜の森の満開の下) (1975)
  24. Ballad of Orin (はなれ瞽女おりん) (1977)
  25. Demon Pond (夜叉ケ池) (1979)
  26. Akuryo Island (悪霊島) (1981)
  27. MacArthur's Children (瀬戸内少年野球団) (1984)
  28. ALLUSION~ 転生譚 (1985)
  29. Gonza the Spearman (近松門左衛門 鑓の権三) (1986)
  30. The Dancer (舞姫) (1989)
  31. Childhood Days (少年時代) (1990)
  32. Sharaku (写楽 Sharaku) (1995)
  33. Setouchi Moonlight Serenade (1997)
  34. Owls' Castle (1999)
  35. Spy Sorge (2003)

Referensi

  1. ↑ Shinoda, Masahiro. "Atarashii sainō to deai o motomeru". Honne no essei. Wendy-Net. Diarsipkan dari asli tanggal 2009-05-29. Diakses tanggal 21 Juni 2011.
  2. 1 2 3 4 "Shinoda Masahiro". Nihon jinmei daijiten+Plus. Kōdansha. Diakses tanggal 21 Juni 2011.
  3. ↑ "Masahiro Shinoda in the 1960s". Melbourne Cinémathèque. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-07-21. Diakses tanggal 21 Juni 2011.
  4. 1 2 3 Hirano, Kyoko. "Masahiro Shinoda". Film Reference. Diakses tanggal 21 Juni 2011.
  5. ↑ "Berlinale: 1986 Prize Winners". berlinale.de. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-22. Diakses tanggal 2011-01-18.
  6. ↑ 第 14 回日本アカデミー賞優秀作品 (dalam bahasa Jepang). Penghargaan Akademi Jepang. Diakses tanggal 2011-01-13.
  7. ↑ "Berlinale: 1997 Programme". berlinale.de. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-07-11. Diakses tanggal 2012-01-12.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan