Jumat, 23 Oktober 2026
19:06 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada

Mas Djaja Samoedra

Bagikan:

"Tadzkirah di Bandjermasin hari Selasa 23 Mei 1905, pada koetika itoelah pedoeka Kiai Mas Djaja Samoedra Ronggo bahagian Bandjermasin dan Alhadji Mohamad Djamaloedin Mufti, mendirikan kaadilan Raad Agama hoekoem Sjariat - Mohamadiah".

— Adatrechtbundel volume 28 (1927:430).[1]

Kiahi Mas Djaja Samoedra adalah ronggo (Wali Kota) Afdeeling Bandjermasin en Ommelanden sejak tanggal 24 Maret 1893-1906.[2][3] Sebelumnya Kjai Mas Djaja Samoedra menjabat Jaksa pada landraad Amoentai (Pengadilan Sipil Amuntai) terhitung mulai 1 April 1877.[4]Pada tanggal 23 Mei 1905 Kiai Mas Djaja Samoedra dan Haji Mohamad Djamaloedin Mufti Banjarmasin (Surgi Mufti) mendirikan Raad Agama (Pengadilan Agama [Islam]) Banjarmasin seperti tersebut dalam catatan Adatrechtbundel volume 28 (1927:430).[1]


Didahului oleh:
Raden Toemenggoeng Soeria Kasoema
Ronggo van Banjarmasin
24 Maret 1893-1906
Diteruskan oleh:
tidak ada


Referensi

  1. 1 2 Adatrechtbundel (dalam bahasa Belanda). Vol. 28. 1927. hlm. 430.
  2. ↑ Mansyur, S.Pd., M.Hum. (2018). Lutfy Mairizal Putra (ed.). Bandjarmasin Tempo Doeloe: Sketsa Kecil dari Bingkai Masa Lalu. Pustaka Kaji. hlm. 154.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  3. ↑ Regeerings-almanak voor Nederlandsch-Indie 1906 (dalam bahasa Belanda). Vol. 2. Dutch East Indies. 1906. hlm. 241.
  4. ↑ Regeerings-almanak voor Nederlandsch-Indie 1881 (dalam bahasa Belanda). Dutch East Indies. 1881. hlm. 85.


120px-Flag_map_of_Indonesia.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan