Minggu, 27 September 2026
09:11 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Mary Buckland

Mary Buckland

250px-Buckland_family_silhouette.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Siluet keluarga Buckland yang dibuat oleh Mary Buckland pada dekade 1820-an.

Mary Buckland (née Morland; 20 November 1797 – 30 November 1857)[1] adalah ahli paleontologi, ahli biologi kelautan, dan ilustrator ilmiah asal Inggris yang dikenal atas kontribusinya dalam dunia sains, terutama di bidang paleontologi dan geologi.[2]

Masa kecil dan keluarga

Mary Morland lahir di Abingdon-on-Thames, anak sulung dari Benjamin Morland[3] dan Harriet Baster.[4] Setelah ibunya meninggal saat ia berusia dua tahun, ayahnya menikah lagi dan Mary tumbuh bersama banyak saudara tiri.[5] Masa kecilnya banyak dihabiskan di rumah Sir Christopher Pegge, seorang profesor anatomi di Universitas Oxford, yang mendorong ketertarikannya pada sains.[6]

Sebagai remaja, Mary sudah aktif mengumpulkan spesimen dan membuat ilustrasi untuk ilmuwan terkemuka seperti Georges Cuvier dan William Conybeare. Keahliannya sebagai ilustrator ilmiah membuat namanya dikenal di kalangan ilmuwan.[7]

Pernikahan dan keluarga

Mary menikah dengan William Buckland, seorang geolog dan pendeta pada tahun 1825. Mereka bertemu secara unik saat sama-sama membaca buku karya Georges Cuvier di Dorset. Bulan madu mereka berupa tur geologi selama setahun ke berbagai lokasi geologi di Eropa.[8]

Mereka memiliki sembilan anak, termasuk Frank Buckland yang dikenal sebagai naturalis, dan penulis Elizabeth Oke Buckland Gordon. Mary mendidik anak-anaknya dengan ilmu pengetahuan dan membiasakan mereka dengan fosil sejak kecil. Salah satu anaknya bahkan sudah mampu mengenali tulang ichthyosaurus di usia empat tahun.[9]

Meski harus membagi waktunya antara mendidik anak dan mendukung karier suaminya, Mary tetap terlibat aktif dalam penelitian dan penulisan William Buckland. Sayangnya, minat ilmiahnya dibatasi oleh pandangan sang suami yang kurang mendukung perempuan terlibat aktif dalam dunia sains.[10]

Putranya Frank pernah mengatakan bahwa ibunya tak hanya menjadi istri dan ibu yang baik, tetapi juga berperan besar dalam membantu ayahnya menyempurnakan karya-karyanya, mulai dari menulis, menggambar ilustrasi, hingga merekonstruksi dan memperbaiki fosil.

Karier dan kontribusi ilmiah

Mary memulai kariernya sebagai ilustrator ilmiah untuk Georges Cuvier dan William Conybeare.[11] Ia juga membuat model fosil, melabeli koleksi fosil untuk Museum Sejarah Alam Universitas Oxford, serta mempelajari zoofit laut.

Mary sangat terlibat dalam karya suaminya, termasuk saat William menerbitkan Reliquiae Diluvianae (1823) dan Geology and Mineralogy (1836). Ia menggambar ilustrasi, menulis dari dikte suami, serta terampil memperbaiki fosil yang rusak dengan teknik dan bahan yang ia kembangkan sendiri.[12][13]

Selain itu, Mary juga membantu dalam eksperimen jejak fosil dan terlibat dalam proyek The Bridgewater Treatises yang ditulis suaminya. Di masa tuanya, setelah suaminya menderita gangguan mental dan akhirnya wafat, Mary tetap melanjutkan ketertarikannya di bidang sains. Ia meneliti kehidupan mikro di laut bersama putrinya Caroline dan mengoleksi spesimen dari Kepulauan Channel seperti Guernsey dan Sark.

Akhir hayat dan warisan

Mary Buckland wafat pada 30 November 1857 di St Leonards-on-Sea, Sussex, dan dimakamkan di Islip, Oxfordshire. Ia dikenang sebagai perempuan cerdas dan berdedikasi yang memainkan peran penting dalam perkembangan ilmu paleontologi dan geologi di masanya, meski sering luput dari sorotan sejarah. Banyak hasil karyanya, termasuk rekonstruksi fosil, kini tersimpan di Museum Sejarah Alam Universitas Oxford.

Daftar Referensi

  1. ↑ Frith, Uta (7 Februari 2011). "Females, Fossils and Hyenas – part 1". Blogs: The repository. The Royal Society. Diakses tanggal 24 September 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Burek, C. V. (2002). "Where are the Women in Science? A case study using women in the history of geology to develop a European curriculum" (PDF). Dalam Gonzales, M. H. (ed.). Proyecto Penelope – The role of the history of science in secondary education. Tenerife, Spain: Fundación Canaria Orotava de Historia de La Ciencia. hlm. 214–221. Diakses tanggal 26 September 2012.{{cite encyclopedia}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Frith, Uta (11 Februari 2011). "Females, Fossils and Hyenas – part 2". Blogs: The repository. The Royal Society. Diakses tanggal 24 September 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Ogilvie, Marilyn Bailey (1986). "Buckland, Mary Morland". Women in science : antiquity through the nineteenth century : a biographical dictionary with annotated bibliography (Edisi 4th print.). Cambridge, Massachusetts: MIT Press. hlm. 49. ISBN 9780262650380.
  5. ↑ Whitehouse, Elizabeth (2012). "The Morlands of Sheepstead House, Marcham". Coral Rag. 9. The Marcham Society: 1–11.
  6. ↑ Abingdon Area Archaeological and Historical Society and contributors. “Mary Buckland, Nee Morland.” Abingdon-on-Thames, 2015.
  7. ↑ Burek, Cynthia V., and B. Higgs. The Role of Women in the History of Geology. Geological Society, 2007.
  8. ↑ "William Buckland" (PDF). Learning more. Oxford University Museum of Natural History. Diakses tanggal 24 September 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ Bompas, George Cox (1909). Life of Frank Buckland. London: Thomas Nelson. hlm. 13.
  10. ↑ Buckland, William, and David Knight. Geology and Mineralogy, Considered with Reference to Natural Theology, Volume 1. Published in Association with the Natural History Museum by Routledge, 2003.
  11. ↑ "Mary Buckland, nee Morland | Abingdon-on-Thames". www.abingdon.gov.uk. Diakses tanggal 2019-02-06.
  12. ↑ Torrens, H. S. "Buckland [née Morland], Mary (1797–1857), geological artist and curator." Oxford Dictionary of National Biography. January 03, 2008. Oxford University Press,. Date of access 7 Feb.
  13. ↑ Kölbl-Ebert M 1997. Mary Buckland (née Morland) 1797-1857. Earth Sciences History 16: 33-38.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan