Jumat, 30 Oktober 2026
13:52 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Maroko Prancis

Maroko Prancis

Koloni milik Prancis

Bagikan:
Protectorat français du Maroc
Protektorat Prancis di Maroko
حماية فرنسا في المغرب
1912 – 1956
Bendera Protektorat Prancis di Maroko
Maroko Prancis ditunjukan dengan warna hijau muda
Maroko Prancis ditunjukan dengan warna hijau muda
StatusProtektorat
Ibu kotaRabat
Bahasa umumPrancis, Arab, Berber
Agama Katolik, Muslim
Residen-Jenderal 
• 1912-25
Hubert Lyautey
• 1955-56
André Louis Dubois
Sultan 
• 1912-27
Yusef
• 1927-53
Mohammed V
• 1953-56
Mohammed Ben Aarafa
Era SejarahPeriode antar perang
• Traktat Fez
30 Maret 1912
2 Maret 1956
Mata uangRial Maroko
(1912-1921)
Franc Maroko
(1921-1956)
Didahului olehDigantikan oleh
Maroko
Maroko

Protektorat Prancis di Maroko (bahasa Arab:الحماية الفرنسية في المغرب) (bahasa Prancis:Protectorat français du Maroc) adalah protektorat Prancis di Maroko, yang didirikan melalui Traktat Fez. Maroko Prancis berdiri dari tahun 1912 hingga pada tahun 1956 ketika Maroko berhasil memperoleh kemerdekaannya.

Daftar pustaka


Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan