Senin, 02 November 2026
17:31 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Marmosa robinsoni

Marmosa robinsoni

Bagikan:
Marmosa robinsoni Suntingan nilai di Wikidata
250px-Marmosa_robinsoni.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Status konservasi
langid-250px-Status_iucn3.1_LC.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Risiko rendah
IUCN40506 Suntingan nilai di Wikidata
Taksonomi
SuperkerajaanHolozoa
KerajaanAnimalia
FilumChordata
KelasMammalia
OrdoDidelphimorphia
FamiliDidelphidae
GenusMarmosa
SpesiesMarmosa robinsoni Suntingan nilai di Wikidata
Bangs, 1898
Distribusi
250px-Robinson%27s_Mouse_Opossum_area.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Artikel takson sembarang

Oposum tikus Robinson (Marmosa robinsoni) adalah spesies oposum dalam famili Didelphidae.[1] Spesies ini ditemukan di Belize, Kolombia, Ekuador, Grenada, Honduras, Panama, Peru, Trinidad dan Tobago, serta Venezuela.[2] Oposum tikus Robinson bergerak di sepanjang cabang dan sulur pepohonan dengan bantuan ekornya yang prehensil, dan dapat melompat melintasi celah saat mencari buah dan serangga. Spesies ini dinamai dari Wirt Robinson, pengumpul spesimen yang menjadi dasar deskripsi awalnya.

Deskripsi

Marmosa robinsoni umumnya berwarna cokelat kayu manis dengan bagian bawah berwarna kuning. Warna punggungnya bervariasi dari cokelat kemerahan hingga abu-abu. Bagian atas kepala umumnya lebih pucat dibandingkan bagian tubuh lainnya. Topeng wajah berwarna hitam selalu ada, tetapi ukurannya bervariasi tergantung daerah asal individu tersebut. Oposum ini memiliki ekor prehensil sekitar 1,3 kali panjang tubuhnya, tertutup rambut putih halus. Kakinya beradaptasi untuk mencengkeram, dengan bantalan dan ibu jari kaki belakang yang dapat bergerak berlawanan arah.[3]

Habitat

Spesies ini pertama kali dikumpulkan di Pulau Margarita, Venezuela.[4] Oposum ini menempati berbagai habitat dari permukaan laut hingga ketinggian 2.600 m, termasuk hutan lembap dataran rendah dan pegunungan, hutan kering dataran rendah, hutan bakau, sabana, dan semak kering.[2]

Perilaku

Marmosa robinsoni biasanya muncul saat matahari terbenam dan aktif secara berselang-seling hingga matahari terbit. Periode aktivitas ini biasanya dimulai dengan sesi membersihkan diri, dengan perhatian khusus pada wajah dan moncong. Berdasarkan pengamatan sejauh ini, spesies ini tampaknya soliter di alam liar. Dalam penangkaran, terbentuk hierarki sosial yang berkaitan dengan reproduksi, di mana jantan menunjukkan dominasi dengan menandai kandang menggunakan sekresi berminyak. M. robinsoni bersifat insektivora, dengan buah juga memainkan peran penting dalam makanannya.[3] Oposum ini juga memakan cacing tanah, burung, kelelawar, dan tikus.[5]

Sebuah penelitian di semak kering di barat laut Venezuela menemukan bahwa betina Marmosa robinsoni mengalami peningkatan massa tubuh tiga kali lebih cepat daripada jantan. Penelitian yang sama juga menemukan bahwa individu dari kedua jenis kelamin biasanya aktif di area sekitar 25 m², tetapi betina yang sedang bunting sangat mengurangi area aktivitasnya menjadi sekitar 1–6 m². Ada pengamatan bahwa M. robinsoni memakan buah kaktus kolumnar, meskipun spesies ini juga diperkirakan memangsa serangga seperti halnya banyak didelphid lainnya. Di Venezuela, spesimen yang menghuni lahan pertanian dan hutan terganggu berukuran lebih besar dibandingkan yang berasal dari hutan awan dan hutan galeri, kemungkinan karena produktivitas habitat sebelumnya lebih tinggi.[2]

Referensi

  1. ↑ Gardner, A.L. (2005). "Order Didelphimorphia". Dalam Wilson, D.E.; Reeder, D.M (ed.). Mammal Species of the World: A Taxonomic and Geographic Reference (Edisi 3). Johns Hopkins University Press. hlm. 9. ISBN 978-0-8018-8221-0. OCLC 62265494.
  2. 1 2 3 Pérez-Hernandez, R. (2016). "Marmosa robinsoni". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2016 e.T40506A22174162. doi:10.2305/IUCN.UK.2016-1.RLTS.T40506A22174162.en. Diakses tanggal 13 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 O'Connell, M.A. (1983). "Marmosa robinsoni". Mammalian Species (203): 1–6. doi:10.2307/3504031. JSTOR 3504031.
  4. ↑ Bangs, Outram (1898). "A new murine opossum from Margarita Island". Proceedings of the Biological Society of Washington. 12: 95–96.
  5. ↑ Broomes, Sakile (2015). "Marmosa robinsoni (Robinson's Mouse Opossum)" (PDF). The Online Guide to the Animals of Trinidad and Tobago. the University of the West Indies.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan