Selasa, 20 Oktober 2026
19:38 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Markisa konyal

Markisa konyal

Bagikan:

Passiflora ligularis atau markisa konyal adalah spesies tumbuhan dari genus Passiflora.[1][2] Markisa konyal ditanam untuk buahnya yang memiliki rasa yang sangat manis.

Markisa Konyal
250px-Passiflora_ligularis_%2814642851748%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tumbuhan markisa konyal yang sedang berbunga
250px-Sweet_granadillas_%28Passiflora_ligularis%29_-_whole_and_cross_section.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buah markisa konyal
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Klad:Tracheophyta
Klad:Angiospermae
Klad:Eudikotil
Klad:Rosid
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
P. ligularis
Nama binomial
Passiflora ligularis
Artikel takson sembarang
250px-Seed_of_a_Sweet_Granadilla.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Biji markisa konyal

Deskripsi

Markisa konyal adalah tumbuhan pemanjat yang menghasilkan batang sepanjang 5 meter. Batang tumbuhan ini biasanya menjalar di atas tanah atau memanjat di pohon, menempelkan dirinya dengan sulur melingkar.[3]

Julukan Ligularis berasal dari ligulate corollae. Tumbuhan ini asli dari Pegunungan Andes, terutama Peru, Bolivia, Kosta Rika, Ekuador, Kolombia, dan Venezuela. Di luar daerah asalnya, tumbuhan ini tumbuh di Pegunungan Tropis Afrika dan Australia. Tumbuhan ini menyukai iklim tropis dengan suhu 15–18 derajat Celsius dan 600–1.000 milimeter hujan tahunan. Tumbuhan ini hidup di ketinggian 1.700–2.600 meter di atas permukaan laut. Tumbuhan ini memiliki banyak daun dan bunga berwarna putih kehijauan. Buahnya berbentuk bulat berwarna kuning hingga jingga dengan bintik berwarna putih. Buah markisa konyal memiliki ukuran 6,5 hingga 8 centimeter. Kulitnya keras dan licin dan jika ditekan akan retak. Bijinya berwarna hitam dan bercangkang keras. Bijinya dilindungi oleh selaput putih. Buah markisa konyal sangat berair dan memiliki rasa sangat manis dan aromanya harum yang khas. Karena buahnya yang manis inilah, tumbuhan ini dibudidayakan.

  • Daun markisa konyal
    Daun markisa konyal
  • Buah muda
    Buah muda
  • Cabang yang berbuah
    Cabang yang berbuah
  • Bibit
    Bibit
  • Bibit yang berusia 1 tahun
    Bibit yang berusia 1 tahun

Budi daya

Tumbuhan ini dibudidayakan untuk buahnya. Tumbuhan ini hanya bisa tumbuh di pegunungan, tidak seperti markisa ungu dan kuning yang dapat tumbuh di dataran rendah atau tinggi. Tumbuhan ini tetap bisa tumbuh di dataran rendah, tapi pertumbuhannya kurang bagus. Tumbuhan ini dapat diperbanyak dengan cara generatif atau biji dan vegetatif seperti stek. Di Indonesia, sudah ada beberapa daerah yang mengembangkan markisa konyal, seperti Bedugul, Garut, dan Dieng.

Produsen utama narkisa konyal di seluruh dunia adalah Peru, Venezuela, Kolombia, Ekuador, Brasil, Afrika Selatan, Rwanda, dan Kenya. Importir utamanya adalah Amerika Serikat, Kanada, Belgia, Belanda, Swiss, dan Spanyol.

Tumbuhan ini dikenal dengan nama granadilla di Bolivia, Kolombia, Nikaragua, Kosta Rika, Ekuador, Meksiko, Azores, Afrika Selatan, dan Peru. granadilla de comun di Guatemala; granadilla de china atau parcha dulce di Venezuela, dan granaditta di Jamaika.[4]

Manfaat

Buah markisa konyal mengandung vitamin A, C, K, fosfor, zat besi, dan kalsium.

Referensi

  1. ↑ "Passiflora ligularis (sweet granadila)". cabi.org. CABI. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-04-24. Diakses tanggal 2022-04-07.
  2. ↑ "Sweet Granadilla - Passiflora ligularis - Seeds". tradewindsfruit.com.[pranala nonaktif permanen]
  3. ↑ John, Vanderplank (1991). Passion flowers and passion fruit. London: Cassell. ISBN 0-304-34076-6.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ "Sweet Granadilla". hort.purdue.edu.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan