Jumat, 06 November 2026
02:06 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Mark 81

Mark 81

Bagikan:
Mark 81 General Purpose (GP) Bomb
330px-Mark_81_bombs.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Crewmen upload three Mark 81 general purpose high explosive bombs, with Mark 14 TRD (Tail Retarding Device) attached, aboard an A-4F Skyhawk aircraft from Marine Attack Squadron 133 (VMA-133).
Jenis Low-drag general purpose bomb
Negara asal United States
Spesifikasi
Berat 262 lb (119 kg)
Panjang 74 in (1880 mm)
Diameter 9 in (229 mm)
Hulu ledak Tritonal, Minol atau Composition H6
Berat hulu ledak 96 lb (44 kg)

Mark 81 (Mk 81) adalah bom serba guna 250 lb (113 kg) (dijuluki "Firecracker"="mercon") merupakan bom yang terkecil dari seri Mark 80.

Pengembangan dan Penggunaan

Dikembangkan untuk pasukan militer Amerika Serikat pada tahun 1950-an, ia pertama kali digunakan selama Perang Vietnam. Bom ini terdiri dari selongsong baja dengan bahan peledak H6, Minol atau Tritonal sebanyak 96 lb (44 kg). Daya ledak dari Mk 81 dianggap tidak memadai untuk menggunakan taktis militer AS, dan ia segera dihentikan penggunaannya, meskipun pembuatan duplikat berlisensi dari senjata ini masih berlanjut hingga saat ini di berbagai negara lain.

Pengembangan varian bom kendali- presisi dari bom Mk 81 (GBU-29) dimulai untuk mengurangi potensi kerusakan kolateral (yang tidak semstinya) jika dibandingkan dengan bom yang lebih besar, tetapi program ini telah dibatalkan[1] karena kecilnya diameter bom.

Varian

  • Mk 81 Snakeye yangdilengkapi dengan Mark 14 TRD (Tail Retarding Device) untuk meningkatkan daya hambat aerodinamika dari bom setelah dijatuhkan. Waktu-“layang” bom meningkat, digabungkan dengan “drop-envelope” yang kuat, memungkinkan penggunaan bom ini dalam operasi pengeboman ketinggian rendah pada kecepatan yang lebihlambat. Umumnya digunakan dalam peran Close Air Support(CAS) di Vietnam. Diberi julukan "ular”.
  • Amunisi Joint Direct Attack GBU-29, versi kendali-presisi Mk 81 dibatalkan.[1]

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 "GBU-29 Joint Direct Attack Munition (JDAM)". GlobalSecurity.org. Diakses tanggal 13 Oktober 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  • Tom, Gervasi (1981). Arsenal of Democracy II: American military power in the 1980s and the origins of the new cold war with a survey of American weapons and arms exports. Vol. Volume 2 (Edisi Paperback). London, United Kingdom: The Book Service (TBS) Ltd. ISBN 978-0-394-17662-8. {{cite book}}: |volume= memiliki teks tambahan

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik senjata ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan