Selasa, 13 Oktober 2026
15:38 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Maria Mikhailovna

Maria Mikhailovna

Bagikan:
Maria Mikhailovna
Adipati Agung Rusia
250px-Maria_Mikhailovna_of_Russia_by_K.F.Sohn_%281847%2C_Hermitage%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Maria Mikhailovna dari Rusia oleh K.F. Sohn, yang selesai setahun setelah kematiannya
Lahir(1825-03-09)9 Maret 1825
Moskow, Kekaisaran Rusia
Meninggal19 November 1846(1846-11-19) (umur 21)
Wina, Austria
AyahMikhail Pavlovich
IbuPutri Charlotte dari Württemberg
WangsaHolstein-Gottorp-Romanov

Adipati Agung Maria Mikhailovna dari Rusia (bahasa Rusia: мария михайловна) (9 Maret 1825-19 November 1846) merupakan anak sulung dan putri pertama Adipati Agung Mikhail Pavlovich, putra bungsu Kaisar Pavel I dari Rusia, dan Putri Charlotte dari Württemberg, putri sulung Pangeran Paul dari Württemberg, yang mengambil nama Elena Pavlovna setelah konversi ke Ortodoks Rusia. Maria meninggal, tanpa menikah dan tanpa keturunan, pada usia 21 tahun di Wina.

Biografi

250px-EKATERINA_and_Maria_MIKHAILOVNA_by_Hau.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Maria dengan adindanya, Ekaterina

Dia adalah anak pertama dari Adipati Agung Mikhail Pavlovich dan Putri Charlotte dari Württemberg. Pendidikan dan pendidikannya mendapat perhatian dan pengaruh yang meningkat dari ibundanya. Adipati Agung Mikhail sangat menginginkan keturunan laki-laki, sehingga ia dapat membesarkan seorang prajurit. Tapi keturunannya yang masih hidup hanya anak-anak perempuan, yang pengasuhannya diserahkan kepada istrinya. Namun, Mikhail Pavlovich tidak dapat menyangkal dirinya sendiri untuk mengenalkan salah satu barang militernya ke dalam program mereka, dengan alasan bahwa masing-masing anak perempuannya (seperti ibundanya) adalah kepala resimen kavaleri manapun. Mikhail memperkenalkan putri-putrinya sinyal kavaleri dan infanteri pada terompet dan drum.

250px-Maria_Michailovna_by_Smirnov_after_T.Neff_%281840s%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Adipati Agung Maria Mikhailovna pada tahun 1840-an

Pada tahun 1835 sebuah majalah anak-anak diterbitkan dengan judul Perpustakaan anak-anak, didedikasikan untuk Adipati Agung Maria Mikhailovna (penerbit AN Ochkin).

Kematian

Maria dikenal karena kesehatannya yang rapuh. Tanda pertama penyakit muncul pada malam ulang tahunnya yang kedua puluh. Adipati Agung meninggal mendadak di usianya yang ke-21 pada tanggal 19 November 1846 di Wina di pelukan ayahandanya. Dia dimakamkan di Katedral St. Petrus dan Paulus.

Untuk mengenang dia dan saudarinya, Elizaveta Mikhailovna, yang meninggal saat melahirkan pada bulan Januari 1845, Adipati Agung Elena Pavlovna mengorganisir tempat penampungan Elizaveta dan Maria di Sankt-Petersburg dan Pavlovsk.

Gelar dan gaya

  • 9 Maret 1825 – 19 November 1846: Her Imperial Highness Grand Duchess Maria Mikhailovna of Russia

Gelar kehormatan

  • 60px-Band_to_Order_St_Ekaterin.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Dame Grand Cordon of the Order of Saint Catherine (1783)

Referensi

Generasi ke-1
Generasi ke-2
Generasi ke-4
Generasi ke-5
Generasi ke-6
Generasi ke-7
Generasi ke-8
Generasi ke-9
  • * gelar diberikan oleh Adipati Agung Kirill Vladimirovich
  • ** gelar diberikan oleh Adipati Agung Vladimir Kirillovich
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan