Senin, 19 Oktober 2026
16:19 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Kim (nama keluarga Korea)

Kim (nama keluarga Korea)

Marga Korea

Bagikan:
Lihat pula: Kim
Kim
250px-%E9%87%91-order.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama Korea
Hangul
김
Hanja
金
Alih AksaraGim
McCune–ReischauerKim

Kim atau Gim (Hangul: 김;Hanja: 金) adalah marga yang paling umum di Korea, baik di Korea Utara maupun Korea Selatan.[1][2] Hanja marga ini ditulis 金 yang bermakna "emas". Kata 金 juga dibaca 금 [kɯm] geum. Penggunaan "kim" hanya untuk nama keluarga dan tempat seperti Gimhae (김해, 金海) dan Gimpo (김포, 金浦), selebihnya, Hanja ini dibaca geum.

Klan-klan

Seperti marga-marga Korea lainnya, terdapat banyak klan Kim. Klan dalam Bahasa Korea dinamakan bon-gwan (본관, 本貫), yang di dalamnya terdiri atas individu bermarga sama.[2] Sebagian besar orang bermarga Kim berasal dari salah satu klan yang besar populasinya.[2]

Pada tahun 2000, sensus Korea Selatan mencatat bahwa terdapat 348 klan Kim.

Uiseong

Klan Uiseong (의성) adalah klan Kim yang mengakui pangeran terakhir Silla sebagai leluhur.

Kimhae

Klan Kimhae memiliki sejarah unik karena konon memiliki nenek moyang seorang putri India.[2] Berdasarkan tulisan Samguk Yusa, pada tahun 48 M, Putri Heo Hwang-ok tiba dari negeri Ayuda ke Kerajaan Gaya.[2] Ia dipinang oleh Raja Suro dan melahirkan 10 orang anak. Keturunan mereka inilah yang menjadi penguasa Geumgwan Gaya (kini ada di wilayah Kabupaten Goryeong). Negeri Ayuda yang disebut dalam babad tersebut kemungkinan besar adalah Ayodhya di India.

Tokoh terkenal dari klan Kim ini antara lain raja-raja Geumgwan Gaya dan jenderal Kim Yu-sin.

Klan ini kini merupakan kelompok Kim terbesar sekaligus marga yang paling banyak anggotanya di Korea. Sensus tahun 2000 melaporkan bahwa ada lebih dari 4 juta orang Korea yang menyandang marga Kim asal Kimhae.

Gyeongju

Klan Kim Gyeongju mengklaim memiliki nenek moyang dari wangsa Kim kerajaan Silla. Pendiri marga ini adalah Kim Alji, putra adopsi Raja Talhae di awal abad pertama Masehi. Keturunan ketujuh Kim Alji, Kim Michu, menjadi raja Silla pada tahun 262.

Pada masa kini, klan ini merupakan salah satu yang terbesar populasinya di Korea, yaitu 1,7 juta orang menurut sensus tahun 2000.

Klan lain

  • Hamchang
  • Andong
  • Nagan
  • Jeonju

Pranala luar

Referensi

  1. ↑ (Inggris) Kim Surname, ancestry. Akses:30-05-2012
  2. 1 2 3 4 5 (Indonesia) Raja Kim Suro mendirikan kerajaan Gaya di sekitar sungai Nakdong. Asal-muasal dari klan Kim Diarsipkan 2016-01-26 di Wayback Machine, world.kbs.co.kr. 2016-01-19


Ikon rintisan

Artikel bertopik Korea ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan