Jumat, 02 Oktober 2026
23:57 WIB
TERKINI
Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri
Marcel Mauss

Marcel Mauss

profesor, Prancis

Bagikan:
Marcel Mauss
250px-M.Mauss_1872-1950.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potret Marcel Mauss Seluruh koleksi adalah milik Descartes CNRS Human and Social Sciences Library, sebelum 1950
Lahir(1872-05-10)10 Mei 1872
Meninggal10 Februari 1950(1950-02-10) (umur 77)
Paris, Prancis
Karier ilmiah
BidangSosiologi; Antropologi

Marcel Mauss adalah seorang filsuf Prancis pada abad 20, salah satu penginspirasi gerakan strukturalisme.[1] Teori utama dari Mauss adalah mengenai pertukaran hadiah di dalam masyarakat yang disebut sebagai masyarakat kuno.[1] Teori Mauss lebih banyak terkait dengan teknik tentang tubuh.[1]

Marcel Mauss adalah keponakan dari Emile Durkheim.[1] Seperti pamannya, ia tumbuh di lingkungan Yahudi Ortodoks.[1] Ia banyak belajar bahasa; Yahudi, Yunani, Latin, Iran Kono di École pratique des hautes études (EPHE) tempat ia mengajar sejarah agama-agama masyarakat yang kurang beradab.[1] Ia pernah mendapat penghargaan dan dua medali karena keberaniannya menjadi ahli bahasa sukarela dalam lingkungan tentara Inggris pada Perang Dunia I.[1] Hal inilah yang menginspirasinya untuk meneliti teknik tubuh.[1] Ia juga akrab dengan aspirasi sosial, dengan karya-karya Picasso dan Debussy, ia selalu terbuka dengan pemahaman baru tentang bentuk-bentuk sosial dan kultural.[1]

Dua teori tentang sosial dan tubuh bagi Mauss tidak bisa dipisahkan.[2] Mauss mengamati setiap gerakan tubuh yang selalu berkaitan, seperti halnya manusia yang tidak terpisah dengan masyarakatnya.[2] Pemisahan yang terjadi antara anggota tubuh sama bahayanya dengan pemisahan manusia dengan masyarakatnya.[2] Di sini, ilmu antropologi selalu terkait dengan sosiologi.[2]

referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 (Inggris) John Lechte., 50 Filsuf Kontemporer - dari Strukturalisme sampai Postmodernitas, Yogyakarta, Kanisius, 2001
  2. 1 2 3 4 (Inggris)Micke Grene dalam buku Marcel Mauss., The nature of sociology: two essays, US: Durkheim Press, 2005

Lihat juga

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan