Senin, 19 Oktober 2026
20:47 WIB
TERKINI
Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global
Maraqiya

Maraqiya

Bagikan:
Infotaula de geografia políticaMaraqiya
human-geographic territorial entity (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
330px-Ifpo_23156_Syrie%2C_gouvernorat_de_Tartous%2C_r%C3%A9gion_de_Jabl%C3%A9%2C_la_tour_de_Maracl%C3%A9e%2C_vue_a%C3%A9rienne_oblique.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tempat
osm-intl,12,a,a,323x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Maraqiya&revid=26135841&groups=_365030ff0e68cf31ea396e62acef6eefd3a131ec&parser=parsoidKoordinat: 35°4′4″N 35°53′26″E / 35.06778°N 35.89056°E / 35.06778; 35.89056 
NegaraSuriah Suntingan nilai di Wikidata

Maraqiya atau Maraclea atau Khrab Marqiya adalah kota pantai kecil Tentara Salib dan sebuah puri di Levant, antara Tortosa dan Baniyas (Buluniyas).[1] Selama pertengahan abad ke-13, soal kepemilikan kastel ini menjadi perselisihan antara Kepangeranan Antiokhia dengan Kesatria Hospitaller. Pada 1271, kota Maraqiya dihancurkan oleh Mamluk.[2] Penguasa kota Maraqiya yang juga merupakan salah satu pengikut Bohemond VI dari Antiokhia, bernama Barthélémy de Maraclée, tercatat telah melarikan diri dari serangan Mamluk, dia berlindung di bawah kekuasaan Abaqa Khan Mongol di Persia, dan ia mendesak agar bangsa Mongol ikut campur tangan di Tanah Suci.[3][4]

Pada 1285, Al-Mansur Qalawun memeras Bohemond VII untuk menghancurkan benteng terakhir di daerah itu, tempat Barthélémy berlindung, sebuah menara persegi yang telah didirikan agak jauh dari pantai. Qalawun mengatakan dia akan mengepung Tripoli jika benteng Maraqiya tidak dibongkar.

Referensi

  1. ↑ Runciman, p. 334
  2. ↑ Grousset, p.693
  3. ↑ Grousset, p.650
  4. ↑ Runciman, p334
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan