Rabu, 21 Oktober 2026
04:47 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Manusia Tollund

Manusia Tollund

Bagikan:
330px-Tollundmanden_i_Silkeborgmuseet.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mayat Manusia Tollund dalam display di Museum Silkeborg

Manusia Tollund merupakan mumi yang ditemukan di Denmark dan terawetkan secara alami. Mumi ini dahulu seorang pria yang hidup pada abad ke-4 sebelum Masehi di Skandinavia pada Zaman Besi Pra-Romawi.[1] Manusia Tollund ditemukan pada tahun 1950 di rawa-rawa gambut di Semenanjung Jutland, Denmark, yang mengawetkan mayatnya. Temuan semacam ini lebih dikenal dengan nama manusia rawa.[2] Fitur wajah Manusia Tollund yang sangat terawetkan membuat beberapa orang awalnya mengira ia adalah korban pembunuhan.[3]

Penemuan

330px-Tollundmannen.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kepala Manusia Tollund yang terawetkan

Pada 6 Mei 1950, dua warga dari Desa Tollund yaitu Viggo dan Emil Højgaard sedang memotong gambut di rawa gambut Bjældskovdal yang terletak sekitar 12 kilometer sebelah barat Silkeborg, Denmark.[3] Mereka menemukan mayat tersebut dan melaporkannya ke polisi di Silkeborg. Polisi kebingungan ketika menghadapi mayat tersebut dan meminta bantuan kepada seorang profesor arkeologi bernama P.V. Glob untuk menentukan waktu kematian.[3][4] Glob menyimpulkan bahwa mayat tersebut berumur lebih dari dua ribu tahun dan kemungkinan besar merupakan tumbal sebuah ritual.[2][3] Hal ini diketahui dari adanya gelungan anyaman kulit binatang yang terikat di lehernya dan menggantung di punggungnya.[2]

Manusia Tollund saat ini

Saat ini, Manusia Tollund dipajang di Museum Silkeborg di Denmark walaupun hanya bagian kepalanya saja yang masih asli.[3] Hal ini karena proses konservasi pada tahun 1950 masih tergolong buruk sehingga antara kepala dan anggota badan lainnya dipisah. Lama-kelamaan, anggota tubuh yang lainnya tersebut mengering. Pada tahun 1987, Museum Silkeborg merekonstruksi tubuh Manusia Tollund dengan menggunakan tulangnya sebagai dasar. Pada saat ini, yang dipajang adalah kepala yang asli tersambung dengan replika tubuhnya.

Jari jempol kanan dan kaki Manusia Tollund diawetkan dengan baik di dalam rawa-rawa gambut. Kedua anggota tubuh tersebut kemudian diawetkan kembali dengan formalin untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pada 1976, Polisi Denmark melakukan analisis sidik jari, dan membuat sidik jari Manusia Tollund yang menjadi rekaman sidik jari tertua.[3]

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Susan K. Lewis — PBS (2006). "Tollund Man". Public Broadcasting System — NOVA. Diakses tanggal September 22, 2007.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 Glob, P. (2004). The Bog People: Iron-Age Man Preserved. New York: New York Review of Books. hlm. 304. ISBN 1-59017-090-3.
  3. 1 2 3 4 5 6 Silkeborg Public Library, Silkeborg Museum (2004). "A Body Appears". The Tollund Man - A Face from Prehistoric Denmark. Silkeborg Public Library. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-12-09. Diakses tanggal September 22, 2007.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ (NYRB). "P. V. Glob (1911-1985)". New York Review of Books (NYRB). Diakses tanggal September 22, 2007.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Bacaan lebih lanjut

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Tollundmanden.

dewiki 56°9′52″N 9°23′34″E / 56.16444°N 9.39278°E / 56.16444; 9.39278

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan