Rabu, 04 November 2026
02:53 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Manusia Indonesia

pidato kebudayaan tahun 1977 oleh Mochtar Lubis

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai Orang Indonesia.
Manusia Indonesia
PengarangMochtar Lubis
NegaraIndonesia
BahasaIndonesia
GenreNon fiksi
PenerbitBalai Pustaka
Pustaka Jaya
Yayasan Obor Indonesia
Tanggal terbit
2001
Jenis mediaCetak (Sampul keras & sampul kertas)
Halaman140 (cetakan ke-7)
ISBNISBN 978-979-461-818-9
Didahului olehHarimau! Harimau! 
Diikuti olehBerkelana Dalam Rimba 

Manusia Indonesia adalah pidato kebudayaan yang disampaikan Mochtar Lubis pada 6 April 1977 di Taman Ismail Marzuki (TIM) yang kemudian diterbitkan menjadi buku.[1] Pidato tersebut menjelaskan 6 sifat manusia Indonesia menurut pandangan Mochtar Lubis yang juga menimbulkan pendapat pro kontra dari berbagai pihak. Keenam sifat tersebut antara lain:

  1. Munafik
  2. Enggan dan segan bertanggung jawab atas perbuatannya
  3. Bersifat dan berperilaku feodal
  4. Percaya takhayul
  5. Artistik atau berbakat seni
  6. Lemah watak atau karakternya

Catatan kaki

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan