Minggu, 27 September 2026
21:30 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Manixius Hutasoit

Manixius Hutasoit

Ini adalah nama Batak Toba, marganya adalah Hutasoit.
M.HUTASOIT.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Manixius Hutasoit

Manixius Hutasoit adalah seorang politikus dan guru Indonesia. Ia lahir di Siborongborong, Tapanuli Utara pada tanggal 28 Maret 1910. Ia merupakan anggota Partai Kristen Indonesia (Parkindo).

Riwayat hidup

Dari 1931 sampai 1940, ia bekerja sebagai Guru Schakelschool Cimahi; H.A. Kursus Bandung; Guru dan pejabat Kepala Schakelschool Palembang, Kursus Bahasa Indonesia Fokker dan Kepala H.I.S. di Meulaboh. Dari 1940 hingga masa pendudukan Jepang, Ia menjadi kepala H.I.S. Perbaungan dan Kepala Sekolah Pertanian Menengah Medan.

Setelah proklamasi Kemerdekaan Indonesia, ia diangkat sebagai Bupati Urusan Umum, Gubernur Sumatera, Pematang Siantar: Residen Sumatera Timur dan selanjutnya sebagai Kepala Jawatan Pengajaran, Pendidikan, dan Kebudayaan Sumatera, Bukittinggi (Djab. Inspektur Umum). Pada masa Republik Indonesia Serikat sampai masa Negara Kesatuan Republik Indonesia, ia diangkat sebagai Kepala Bagian Kursus Kementerian P.P. &.K. Pada bulan Desember 1953, sebagai Pelaksana Jabatan Sekretaris Jenderal Kementerian Pengajaran, Pendidikan, dan Kebudayaan dan kemudian diangkat sebagai Sekretaris Jenderal menggantikan Mr. Hadi pada Februari 1954. Di samping itu, ia pernah dikirim keluar negeri oleh Pemerintah untuk mempelajari kewajiban belajar di negara-negara India, Pakistan, Filipina, Thailand, Prancis, Belanda dan Swiss. Ia banyak menulis tentang soal pendidikan.[1]

Ia merupakan ayah dari Ruyandi Hutasoit dan suami dari Raden Mantria yang berasal dari Bandung, Jawa Barat.[2]

Referensi

20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan