Minggu, 27 September 2026
23:40 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Manfred Gerlach

Manfred Gerlach

Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Manfred Gerlach" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(September 2025)
Manfred Gerlach
250px-Portrait_Manfred_Gerlach.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gerlach pada 1986
Ketua Dewan Negara Republik Demokratik Jerman
Masa jabatan
6 Desember 1989 –5 April 1990
PendahuluEgon Krenz
Pengganti...
Ketua Partai Liberal Demokrat Jerman (LDPD)
Masa jabatan
1967–1990
PendahuluMax Suhrbier
PenggantiJabatan dihapuskan
Wakil Ketua Dewan Negara Jerman Timur
Masa jabatan
1960–1989
KetuaWalter Ulbricht
Willi Stoph
Erich Honecker
Egon krenz
PendahuluGerald Götting
Informasi pribadi
Lahir(1928-05-08)8 Mei 1928
Meninggal17 Oktober 2011(2011-10-17) (umur 83)
Partai politikPartai Liberal Demokrat Jerman (LDPD)
PekerjaanPolitisi

Manfred Gerlach (8 Mei 1928 – 17 Oktober 2011) adalah seorang politikus Jerman Timur yang menjabat sebagai Ketua Dewan Negara Republik Demokratik Jerman dari 6 Desember 1989 hingga 5 April 1990. Ia menjadi kepala negara de facto pertama yang tidak berasal dari Partai Persatuan Sosialis Jerman (SED), melainkan dari Partai Liberal Demokrat Jerman (LDPD).[1]

Biografi

Gerlach lahir di Leipzig pada tahun 1928. Pada masa mudanya ia aktif dalam gerakan pemuda anti-fasis selama Perang Dunia II. Setelah perang, ia belajar hukum dan bergabung dengan Partai Liberal Demokrat Jerman (LDPD), salah satu partai "blok" yang beroperasi di bawah pengaruh SED.[2]

Karier politiknya berkembang pesat; pada tahun 1967 ia menjadi Ketua LDPD dan sejak 1960 duduk sebagai Wakil Ketua Dewan Negara Republik Demokratik Jerman. Posisi ini membuatnya menjadi figur senior non-SED dalam struktur pemerintahan.

Pada November 1989, setelah jatuhnya Erich Honecker dan kejatuhan Egon Krenz, Gerlach diangkat sebagai Ketua Dewan Negara. Dengan itu ia menjadi kepala negara RDR pertama dan satu-satunya yang tidak berasal dari SED.[3]

Masa jabatannya berlangsung singkat, karena pada April 1990 jabatan ketua digantikan oleh Sabine Bergmann-Pohl, seiring dengan transformasi politik menjelang reunifikasi Jerman.

Setelah reunifikasi, Gerlach hidup relatif jauh dari politik aktif. Ia meninggal di Berlin pada tahun 2011.

Referensi

  1. ↑ Mary Fulbrook, Anatomy of a Dictatorship: Inside the GDR 1949–1989. Oxford University Press, 1995.
  2. ↑ Mike Dennis, The Rise and Fall of the German Democratic Republic, 1945–1990. Longman, 2000.
  3. ↑ Jonathan Steele, Eternal GDR? The East German State and Its Collapse. Manchester University Press, 1999.
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan