Sabtu, 24 Oktober 2026
02:14 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Mandat Britania atas Mesopotamia

Mandat Britania atas Mesopotamia

bekas negara di Asia Barat

Bagikan:
Mandat Britania atas Mesopotamia
الانتداب البريطاني على بلاد ما بين النهرين
1920–1932
Lagu kebangsaan: God Save the King
Lokasi Irak
StatusMandat Liga Bangsa-Bangsa
Ibu kotaBaghdad
Bahasa umumArab
Agama Islam
Raja Irak 
• 1921-1932
Faisal I
Komisaris Tinggi 
• 1921-1923 (Pertama)
Sir Percy Cox
Perdana Menteri 
• 1920-1922 (pertama)
Abdul Rahman Al-Gillani
Era SejarahPeriode antar perang
26 April 1920
10 Agustus 1920
1930
• Kemerdekaan
3 Oktober 1932
Kode ISO 3166IQ
Didahului olehDigantikan oleh
kslKesultanan
Utsmaniyah
krjKerajaan
Irak

Mandat Britania atas Mesopotamia (bahasa Arab:الانتداب البريطاني على العراق) adalah mandat kelas A liga Bangsa-Bangsa di bawah Pasal 22 dan diserahkan kepada Britania Raya. Mandat ini didirikan ketika Kesultanan Utsmaniyah terbagi pada Agustus 1920 melalui Perjanjian Sèvres selama Perang Dunia I.

Pemerintahan Irak setelah perang dipegang oleh Sir Percy Cox sebagai Komisaris Tinggi. Pada tahun 1921 Raja Faisal I dimahkotai sebagai Raja Irak untuk wilayah Mandat Mesopotamia. Namun urusan luar negeri masih dipegang oleh Mandat Britania hingga 1932.

Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan