Sabtu, 31 Oktober 2026
03:58 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Mammillaria multihamata

Mammillaria multihamata

Bagikan:
Mammillaria multihamata
250px-Mammillaria_marcosii.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Ordo: Caryophyllales
Famili: Cactaceae
Subfamili: Cactoideae
Genus: Mammillaria
Spesies:
M. multihamata
Nama binomial
Mammillaria multihamata
Sinonim[2]
  • Chilita multihamata (Boed.) Orcutt
  • Ebnerella multihamata (Boed.) Buxb.
  • Mammillaria marcosii W.A.Fitz Maur., B.Fitz Maur. & Glass
  • Neomammillaria multihamata (Boed.) Britton & Rose

Mammillaria multihamata adalah spesies tanaman berbunga dalam keluarga Cactaceae. Tanaman ini merupakan kaktus sukulen perdu yang endemik di timur laut Meksiko, yang tersebar dari Guanajuato hingga San Luis Potosí.[2] Habitat alaminya adalah matorral semi-gurun submontana (semak belukar), di mana tanaman ini tumbuh di medan berbatu vulkanik yang curam pada ketinggian sekitar 1200 meter.[1]

Daftar Merah IUCN mengategorikan spesies ini sebagai Terancam Kritis, di bawah sinonim Mammillaria marcosii.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 Fitz Maurice, B.; Fitz Maurice, W.A.; Guadalupe Martínez, J.; Sánchez, E. (2013). "Mammillaria marcosii". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2013 e.T40840A2936060. doi:10.2305/IUCN.UK.2013-1.RLTS.T40840A2936060.en. Diakses tanggal 15 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 "Mammillaria multihamata Boed". Plants of the World Online. Royal Botanic Gardens, Kew. Diakses tanggal 16 Maret 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Ikon rintisan

Artikel bertopik Cactaceae ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan