Sabtu, 03 Oktober 2026
01:31 WIB
TERKINI
Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri

Malhun

Bagikan:
Popular form of poetic expression in MaghrebTemplat:SHORTDESC:Popular form of poetic expression in Maghreb
Malhun
Nama asal
الملحون
Sumber aliranMusik Maroko
Malhun, seni puisi dan musik populer
NegaraMaroko
Referensi01592
KawasanNegara-Negara Arab
Sejarah Inskripsi
Inskripsi2023 (sesi ke-18th)

Malhun (Bahasa Arab: الملحون / ALA-LC: al-malḥūn), yang berarti puisi melodi adalah salah satu jenis musik yang berasal dari Maroko, Afrika Utara. Kesenian ini merupakan puisi urban yang dinyanyikan dan berasal dari lingkungan kelas pekerja yang maskulin dalam serikat perajin.[1][2]

Tema yang dibahas dalam karya Malhun biasanya seputar agama, salah satunya tentang gairah spiritualitas Muhammad. Selain itu, puisi ini juga sering membahas tentang isu tertentu yang terjadi di masyarakat. El Hadj Toulali, yang meninggal dunia pada 1998 dianggap sebagai salah satu seniman malhun yang populer.[3]

Pada 6 Desember 2023 di Kasane, Botswana, UNESCO mengakui malhun sebagai Warisan Budaya Takbenda asal Maroko.[2][4]

Sejarah

Mǝlḥun pertama kali muncul sebagai sebuah karya sastra murni dan genre puisi yang kini dikenal di Maroko dengan nama "qasida" (berarti "puisi") (Arab: القصيدة) atau "zajal" (Arab: الزجل).[1]

Tafilalet yang terletak di Maroko Tenggara dianggap sebagai tempat kelahiran Malhun, setidaknya sejak abad ke-10. Awalnya budaya ini hanya muncul di zawiya, ordo keagamaan dan tempat ibadah masyarakat Maroko. Namun mulai abad ke-15, keberadaannya menyebar ke berbagai lapisan masyarakat, khususnya para perajin. Sementara sejak abad ke-20, penyebarannya menjadi lebih luas karena malhun juga diminati oleh kaum elit dan anggota kerajaan Maroko.[5] Saat ini, Meknes menjadi salah satu pusat perkembangan malhun.[1]

Tokoh terkenal

Malhun dilestarikan dan dipopulerkan oleh sejumlah tokoh terkenal, seperti pencipta malhun Abdelaziz al-Maghrawi dan Abderrahman El Majdoub yang meninggal dunia pada 1568. Malhun berkembang pesat pada abad ke-18 dan 19 yang ditandai dengan kehadiran para penyair ternama yang biasanya berasal dari Fez, Meknes dan Marrakesh. Contohnya adalah Kaddour El Alamy dan Thami Midaghri.[6]

Pada abad ke-20 hingga masa kini, malhun dipopulerkan oleh[7] Haj Houcine Toulali (1924-1998), Fatima Hadad,[8] and Zohra Al Fassiya.[9] Untuk melestarikan malhun, Fatima Hadad bahkan mendirikan sebuah asosiasi bernama Jawg Huwwat fann al-malhun yang didedikasikan kepada para penggemar malhun.[10]

Referensi

  1. 1 2 3 Mounira Soliman, Popular Culture in the Middle East and North Africa: A Postcolonial Outlook, p.58 (Routledge 2013) – ISBN9780415509725
  2. 1 2 "UNESCO lists Morocco's 'Malhoun' as an Intangible Cultural Heritage of Humanity". HESPRESS English - Morocco News (dalam bahasa American English). 2023-12-06. Diakses tanggal 2023-12-06.
  3. ↑ "The Malhûn of Meknes – Arabosounds" (dalam bahasa Inggris (Britania)). 2019-12-09. Diakses tanggal 2025-11-02.
  4. ↑ "UNESCO - Malhun, a popular poetic and musical art". ich.unesco.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-12-06.
  5. ↑ "Morocco's Malhoun Music listed part of UNESCO Intangible Heritage – The North Africa Post" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-02.
  6. ↑ Farid Ababou, "Thami Mdaghri", in Horizons Maghrébins, n° 43 (2000), pp 50–55
  7. ↑ Akyeampong, Emmanuel Kwaku; Gates (Jr.), Henry Louis (2012-02-02). Dictionary of African Biography (dalam bahasa Inggris). OUP USA. hlm. 580. ISBN 978-0-19-538207-5.
  8. ↑ Saïd El Meftahi, Houssein Toulali, le chantre du Melhoun, ou une vie entière dédiée à l'Art, yabiladi.com, Oct. 13th 2005
  9. ↑ Siham Jadraoui, Hommage à la grande chanteuse Zohra El Fassia, Aujourd'hui Le Maroc, Oct. 12th 2009 (archive on maghress.com)
  10. ↑ "Fatima Hadad (1969)". Biografias de Mulheres Africanas (dalam bahasa Brazilian Portuguese). Diakses tanggal 3 November 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan