Jumat, 25 September 2026
15:43 WIB
TERKINI
Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Berita KAI Siap Gerakkan Rail Clinic ke Pelosok, Perluas Akses Kesehatan Masyarakat Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara

Malabsorpsi

Malabsorpsi (Malaserap) adalah gangguan penyerapan nutrisi atau beberapa nutrisi yang diperlukan tubuh di usus halus. Kondisi malabsorpsi menyebabkan kekurangan gizi pada anak-anak, bisa mengganggu proses tumbuh kembangnya. [1]

Dalam proses pencernaan makanan dibagi menjadi tiga bagian, yaitu:[1]

  1. Memecah makanan menjadi bagian-bagian kecil yang dapat dicerna.
  2. Menyerap nutrisi dari makanan yang dikonsumsi.
  3. Mengeluarkan limbah sisa saat nutrisi sudah diserap.

Pada malabsorbsi terjadi masalah di tahap kedua. Hal ini bisa dikarenakan adanya intoleransi makanan tertentu akibat kekurangan enzim atau penyakit pada saluran pencernaan yang berdampak buruk pada sistem yang ada.[1]

Jika terjadi gangguan pada salah satu dari banyak tahapan yang terlibat dalam proses pencernaan dan penyerapan nutrisi yang kompleks, maka malabsorpsi usus dapat terjadi. Jika kelainan tersebut melibatkan satu tahapan dalam proses penyerapan, seperti pada defisiensi laktase primer, atau jika proses penyakit terbatas pada usus halus proksimal, maka malabsorpsi selektif hanya satu nutrisi dapat terjadi. Namun, malabsorpsi umum dari beberapa nutrisi makanan berkembang ketika proses penyakit meluas, sehingga mengganggu beberapa proses pencernaan dan penyerapan, seperti yang terjadi pada penyakit celiac dengan keterlibatan usus halus yang luas.[2]

Gejala Malabsorpsi

Malabsorpsi terlihat seperti gangguan pencernaan pada umumnya, dengan gejala seperti:[1]

  • Sakit perut.
  • Distensi perut.
  • Kembung.
  • Frekuensi kentut berlebih.
  • Mual dan muntah.
  • Diare.
  • Steatorrhea (feses berlemak).

Tipe Malabsorpsi

  • Malabsorpsi Karbohidrat[1]
  • Malabsorpsi Lemak
  • Malabsorpsi Asam Empedu
  • Malabsorpsi Protein

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 "Malabsorption (Syndrome)". Cleveland Clinic (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2023-06-16.
  2. ↑ "Malabsorption Syndrome" (dalam bahasa Inggris). MedlinePlus. Diakses tanggal 29 April 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Ikon rintisan

Artikel bertopik kedokteran atau medis ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan