Kamis, 29 Oktober 2026
16:38 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Makiko Mori

novelis Jepang

Bagikan:
Infobox orangMakiko Mori
Biografi
Kelahiran19 Desember 1934 Suntingan nilai di Wikidata
Sakata, Yamagata Suntingan nilai di Wikidata
Kematian17 November 1992 Suntingan nilai di Wikidata (57 tahun)
Penyebab kematianGagal jantung Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
PendidikanYamagata Prefectural Sakata Higashi High School (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Pekerjaannovelis,penulis Suntingan nilai di Wikidata
Penghargaan

Makiko Mori (森万紀子) merupakan seorang penulis Jepang. Terlahir dengan nama Eiko Matsuura pada 19 Desember 1934 di Sakata, Prefektur Yamagata, Jepang. Karya debutnya yang berjudul Tandokusha (単独者) masuk ke dalam nominasi Penghargaan Akutagawa. Ia juga meraih Izumi Kyōka Prize for Literature tahun 1980 melalui novelnya yang berjudul Yuki Onna (雪女). Mori meninggal pada 17 November 1992 karena gagal jantung.

Latar belakang

Makiko Mori terlahir dengan nama Eiko Matsuura pada tanggal 19 Desember 1934 di Sakata, Prefektur Yamagata, Jepang.[1][2][3] Ayahnya merupakan seorang dokter, yang meninggal ketika Mori masih berusia 6 tahun. Sementara, ibunya meninggal ketika ia berusia sekitar 19 tahun. Mori mengidap rematik sejak berusia 10 tahun. Ia lulus dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Sakata Higashi pada tahun 1953. Kemudian melanjutkan pendidikannya di YMCA dengan mengambil studi bahasa Inggris sekitar tahun 1954.[3]

Mori bermimpi menjadi seorang penulis sejak ia masih duduk di SMA. Setelah kematian ibunya, Mori meninggalkan rumah dan mulai menghabiskan waktu dengan membaca dan menulis. Ia terpukau dengan karya-karya Jean-Paul Sartre, Franz Kafka, Abe Kooboo, Haniya Yutaka, dan para penulis modern terkemuka lainnya.[3]

Karya

250px-Suushi_Yuki-onna.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sosok yuki-onna dalam Hyakkai Zukan circa 1737.

Karya debut Mori yang berjudul Tandokusha (単独者) terbit pada tahun 1965.[2] Buku tersebut masuk ke dalam nominasi Penghargaan Akutagawa pada tahun yang sama.[2][3] Beberapa karyanya yang lain juga masuk nominasi penghargaan tersebut, seperti Kyori (距離) pada 1965, Mitsuyaku (密約) pada 1969, dan Kiiroi Shōfu (黄色い娼婦) pada 1971. Tiga karya yang lain masuk ke dalam nominasi Women's Literature Award.[2]

Pada 1980, novelnya yang berjudul Yuki Onna (雪女) membawa Mori meraih Izumi Kyōka Prize for Literature.[2][3] Sosok yuki-onna dalam novel tersebut diambil dari cerita rakyat Jepang, yang dipercaya dapat membawa kesialan bagi para pelancong yang menjumpainya dalam perjalanan.[3] Yuki Onna bercerita tentang perjalanan seorang gadis berusia 17 tahun bersama bibinya melewati daerah bersalju tebal untuk mencari rumah baru setelah kemalangan menghancurkan keluarganya.[3]

Kematian

Makiko Mori meninggal pada 17 November 1992 disebabkan oleh gagal jantung.[3]

Referensi

Catatan kaki

  1. ↑ "森万紀子". コトバンク (dalam bahasa Jepang). Diakses tanggal 25 November 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 4 5 "森万紀子(もり まきこ)-芥川賞候補作家|芥川賞のすべて・のようなもの". prizesworld.com. Diakses tanggal 25 November 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 3 4 5 6 7 8 Schierbeck 1994, hlm. 190.

Daftar pustaka

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan