Rabu, 23 September 2026
23:53 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Makalam

Makalam

Wali Kota Jambi pertama

Makalam
Mayor_of_Jambi_Makalam.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Wali Kota Jambike-1
Masa jabatan
1946–1948
PresidenSoekarno
GubernurR. Inu Kertapati (Residen Jambi)
PenggantiMuhammad Kamil
Informasi pribadi
Lahir1889
Meninggal17 November 1959 (umur 6970)
AnakMuhammad Kamil
Abundjani

Makalam (bernama asli Muhammad Kalam; lahir di Sekeladi, Batang Asai, Keresidenan Jambi, 1889 - Jambi, 17 November 1959) adalah Wali Kota Jambi pertama yang menjabat pada periode 1946—1948.[1][2]

Latar belakang

Nama Makalam, sebenarnya adalah Muhammad kalam. Berasal dari kebiasaan masyarakat di desanya, Sekeladi, dari Muhammad disingkat jadi Ma’. Setelah ia menjadi asisten demang, oleh Pemerintah Hindia Belanda diminta untuk membuang tanda (‘) pada namanya. Ibu Makalam bernama Siti Jamilah, sedangkan nama ayahnya tidak diketahui berasal dari pondok tinggi Kerinci. Makalam dari pihak ibu memiliki seorang Nektan (kakek, singkatan dari nenek jantan berasal dari bahasa Melayu Jambi Dialek Sarolangun Hulu/Mudik) bernama M. Khatab yang merupakan adik Raja Muko-Muko, Bengkulu serta Nek Puyang.[3][4]

Pada usia 13-15 tahun, Makalam pernah dibawa untuk berperang melawan Belanda oleh saudaranya yaitu Panglimo Batupang dan Bimbing Alam yang merupakan seorang pejuang untuk berperang melawan Belanda pada tahun 1901. Makalam yang pada saat itu masih kecil dilempar ke semak belukar agar tidak terlihat tentara Belanda. Pengalaman ini memupuk dalam dirinya disiplin, keteguhan, dan pola pikir yang luas.[2]

Meskipun tidak mendapat pendidikan formal, Makalam belajar huruf Arab gundul di surau dan masjid setempat. Meski demikian, kekurangan pendidikan formal tidak menyurutkan pandangan maju dan pemikiran luasnya tentang masa depan.[3]

Riwayat pekerjaan

Riwayat kepemimpinan Makalam pada masa penjajahan Belanda di Jambi, Ia pernah menjabat sebagai Kepala Dusun, Rio, Pasirah, Asisten Demang dan Demang. Sedangkan pada masa pendudukan Jepang di Jambi Makalam berperan sebagai pegawai pemerintahan Jepang atau anggota Cuo Sang In (badan pemerintah pusat) dari Jambi sekaligus Gico atau Ketua Cuo Sangikai.

Setelah kemerdekaan, diangkatlah Makalam sebagai Ketua Komite Nasional Indonesia (KNI) di Jambi. KNI inilah yang nantinya akan memutuskan siapa yang akan menjadi kepala pemerintahan di Jambi yang waktu itu masih residen (keresidenan). Ditunjuklah oleh Makalam, orang yang beliau katakan keturunan Raja Jambi, namanya R. Inu Kertapati menjadi Residen. Selanjutnya, Makalam ini ditunjuk oleh pemerintah Jambi sebagai Wali Kota Jambi pertama sejak tahun 1946-1948.

Referensi

  1. Daftar Wali kota Jambi di jambikota.go.id
  2. 1 2 "Biografi Demang Makalam-Wali Kota Jambi Pertama". JERNIH.ID | Berita Aktual Terkini. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-11-07. Diakses tanggal 2024-05-19.
  3. 1 2 "Mengenal Lebih Dekat Sosok di Balik Nama Jembatan Makalam di Kota Jambi - Jambi One". www.jambione.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2024-05-19. Diakses tanggal 2024-05-19.
  4. Syahreddy. "Sejarah Jembatan Makalam Jambi Diambil Dari Nama Wali kota Jambi Pertama - Kabar Jambi Kito". Sejarah Jembatan Makalam Jambi Diambil Dari Nama Wali kota Jambi Pertama - Kabar Jambi Kito. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2024-05-19. Diakses tanggal 2024-05-19.
Jabatan politik
Didahului oleh:
Wali Kota Jambi
1946–1948
Diteruskan oleh:
Muhammad Kamil


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi politikus Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan