Rabu, 04 November 2026
01:00 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Mahendra Siregar

Mahendra Siregar

ekonom Indonesia

Bagikan:
Ini adalah nama Batak Angkola, marganya adalah Siregar.
Mahendra Siregar
250px-Mahendra_Siregar%2C_Ketua_DK_OJK_RI.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mahendra Siregar sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan
Ketua Dewan Komisioner
Otoritas Jasa Keuangan
Masa jabatan
20 Juli 2022 –30 Januari 2026
PresidenJoko Widodo
Prabowo Subianto
PendahuluWimboh Santoso
PenggantiFriderica Widyasari Dewi
Wakil Menteri Luar Negeri Indonesiake-8
Masa jabatan
25 Oktober 2019 –19 Juli 2022
PresidenJoko Widodo
MenteriRetno Marsudi
PendahuluA. M. Fachir
PenggantiPahala Mansury
Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikatke-19
Masa jabatan
7 Januari 2019 –25 Oktober 2019
PresidenJoko Widodo
PendahuluBudi Bowoleksono
PenggantiMuhammad Lutfi
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modalke-16
Masa jabatan
1 Oktober 2013 –27 November 2014
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
Joko Widodo
PendahuluMuhammad Chatib Basri
PenggantiFranky Sibarani
Wakil Menteri Keuangan Indonesia ke-8
Masa jabatan
19 Oktober 2011 –3 Oktober 2013
MenjabatbersamaAnny Ratnawati
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
PendahuluArifin Harahap
PenggantiBambang Brodjonegoro
Wakil Menteri Perdagangan Indonesia ke-4
Masa jabatan
11 November 2009 –19 Oktober 2011
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
PendahuluFF Umbas
PenggantiBayu Krisnamurthi
Informasi pribadi
Lahir17 Oktober 1962 (umur 64)[1]
Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Suami/istriIta Ritonga
Anak3
Pendidikan
ProfesiEkonom

Mahendra Siregar[2] (lahir 17 Oktober 1962)[1][3]adalah seorang diplomat, ekonom, dan pejabat publik Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dari Juli 2022 hingga Januari 2026.

Sebelumnya, ia menjabat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia (2019-2022), Wakil Menteri Perdagangan Indonesia (2009-2011), dan Wakil Menteri Keuangan Indonesia (2011-2013). Ia pernah pula bertugas sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (2013-2014) dan Duta Besar untuk Amerika Serikat (2019) di Washington, DC.[4]

Keluarga dan pendidikan

Mahendra Siregar lahir dari pasangan orang tua yang berasal dari etnis Angkola dan Minangkabau. Ia menempuh pendidikan tingkat sarjana di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia jurusan Ekonomi Pembangunan lulus tahun 1986 dan pascasarjana di Universitas Monash, Australia lulus tahun 1991 pada program Master of Economics.[3]

Karier

Tahun 1986, Mahendra Siregar mulai melayani sebagai diplomat (atase) di Departemen Luar Negeri, lalu ditugaskan sebagai Economic Third Secretary Kedutaan Besar Indonesia di London (1992–1995) dan duta informasi Kedutaan Besar Indonesia di Washington D.C. selama 3 tahun (1998–2001).

Mahendra kemudian bergabung dengan Kementerian Koordinator Perekonomian pada 2001. Ia dipercaya menjadi Asisten Khusus Menteri Koordinator Perekonomian Dorodjatun Kuntjoro-Jakti, kemudian menjadi Deputi Menko Perekonomian Bidang Kerjasama Ekonomi dan Pembiayaan Internasional dari tahun 2005 hingga 2009. Ia menempati jabatan itu dengan menteri yang berganti-ganti yaitu Aburizal Bakrie (2005–2006), Boediono (2006–2008), dan Sri Mulyani Indrawati (2008–2009).

Pada bidang perbankan, Mahendra juga pernah menempati posisi sebagai direktur utama pada Indonesia Eximbank. Ia juga pernah menjabat komisaris beberapa perusahaan yaitu PT Dirgantara Indonesia (2003–2008) dan PT Aneka Tambang (2008–2009).

Kemudian sejak November 2009, Mahendra ditunjuk oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menempati posisi sebagai Wakil Menteri Perdagangan mendampingi Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu. Setelah sekitar dua tahun menempati posisi Wakil Menteri Perdagangan, Mahendra dipercaya menempati posisi Wakil Menteri Keuangan.

Riwayat organisasi

Mahendera Siregar pernah bekerja sebagai Staf Khusus Menteri Luar Negeri untuk Penguatan Program-Program Prioritas pada tahun 2017. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Indonesia pada APEC Vision Group pada tahun 2018 dan Executive Director, Council of Palm Oil Producing Countries pada tahun 2018.[3]

Tanda kehormatan

Galeri

  • Mahendra Siregar sebagai Wakil Menteri Perdagangan (2009)
    Mahendra Siregar sebagai Wakil Menteri Perdagangan (2009)
  • Mahendra Siregar sebagai Wakil Menteri Luar Negeri (2019)
    Mahendra Siregar sebagai Wakil Menteri Luar Negeri (2019)
  • Mahendra Siregar
    Mahendra Siregar
  • Mahendra Siregar sebagai Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat
    Mahendra Siregar sebagai Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat

Referensi

  1. 1 2 "Mahendra Siregar, sang Negosiator". beritasatu.com. Diakses tanggal 2019-01-14.
  2. ↑ http://jdih.kemenperin.go.id/site/baca_peraturan/1135
  3. 1 2 3 Merdeka Copper Gold. "DAFTAR RIWAYAT HIDUP CALON ANGGOTA DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI PT MERDEKA COPPER GOLD TBK" (PDF). PT MERDEKA COPPER GOLD TBK. Diakses tanggal 2024-02-29.
  4. ↑ Maharani, Tsarina. "Jubir Kemlu hingga Eks Pimpinan MPR Ditetapkan Jadi Dubes RI". detikcom. Diakses tanggal 2019-01-14.
  5. ↑ Daftar WNI Yang Memperoleh Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Tahun 2004 - Sekarang (PDF). Diakses tanggal 25 Agustus 2021.

Pranala luar


20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan