Kamis, 15 Oktober 2026
09:41 WIB
TERKINI
Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus

Maha (marga)

Bagikan:
Untuk kegunaan lain, lihat Maha (disambiguasi).

Maha atau Mahabunga adalah salah satu marga Batak yang terdapat pada masyarakat Batak Pakpak-Dairi, Batak Karo, Suku Alas, dan Suku Kluet. Marga Maha berasal dari Suak Keppas. Marga Maha merupakan keturunan Raja Hutalima (Jor Parliman). Selain itu, marga Maha juga dapat ditemukan dalam masyarakat Alas dan Kluet dengan penulisan ejaan Mahe, dan juga sebagian kelompok dengan nama Mahebunga. Dalam masyarakat Batak Karo marga ini dikenal dengan nama Sembiring Maha atau Sembiring Mahe.

Asal

Marga Maha merupakan salah satu marga Pakpak yang memiliki ulayat terluas, meliputi empat kenegerian sewaktu pemerintahan kolonial Belanda, yaitu Siempat Nempu, Lae Njuhar, Kuta Gerat, dan Pasir Belo. Berdasarkan cerita tetua marga Maha, pada era kepemimpinan Keneppen Maha hingga Nipe Maha, marga Maha sangatlah disegani oleh pihak lain, hal ini dibuktikan bilamana marga Maha mengadakan pesta maka disetiap perbatasan tanah ulayatnya dipotonglah masing-masing tujuh ekor kerbau, yang mana kerbau tersebut disediakan oleh pihak marga lain diluar marga Maha.

Tokoh

[icon]
Bagian ini memerlukan pengembangan. Anda dapat membantu dengan mengembangkannya.

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan