Minggu, 25 Oktober 2026
15:02 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Magnesium hidroksida

Magnesium hidroksida

senyawa kimia

Bagikan:
Magnesium hidroksida
Magnesium hydroxide
Magnesium hydroxide
Nama
Nama IUPAC
Magnesium hydroxide
Nama lain
Milk of magnesia
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChEBI
ChEMBL
ChemSpider
Nomor EC
Nomor RTECS {{{value}}}
UNII
  • InChI=1S/Mg.2H2O/h;2*1H2/q+2;;/p-2 checkY
    Key: VTHJTEIRLNZDEV-UHFFFAOYSA-L checkY
  • InChI=1/Mg.2H2O/h;2*1H2/q+2;;/p-2
    Key: VTHJTEIRLNZDEV-NUQVWONBAW
  • [Mg+2].[OH-].[OH-]
Sifat
Mg(OH)2
Massa molar 58,3197 g/mol
Penampilan padatan putih
Bau odorless
Densitas 2,3446 g/cm3
Titik lebur 350 °C (662 °F)
0,00064 g/100 mL (25 °C)
0,004 g/100 mL (100 °C)
Hasil kali kelarutan, Ksp 1,5×10−11
Indeks bias (nD) 1,559[1]
Struktur
Hexagonal, hP3[2]
P3m1 No. 164
a = 0,312 nm, c = 0,473 nm
Termokimia
Kapasitas kalor (C) 77.03 J/mol K
Entropi molar standar (So) 64 J·mol−1·K−1[3]
Entalpi pembentukan standar (ΔfHo) −924.7 kJ·mol−1[3]
Energi bebas Gibbs (ΔfG) -833.7 kJ/mol
Bahaya
Titik nyala Tidak mudah terbakar
Dosis atau konsentrasi letal (LD, LC):
8500 mg/kg (rat, oral)
Senyawa terkait
Anion lain
Magnesium oksida
Kation lainnya
Berilium hidroksida
Kalsium hidroksida
Strontium hidroksida
Barium hidroksida
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
N verifikasi (apa ini checkYN ?)
Referensi
Magnesiumhydroxide.PNG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled

Magnesium hidroxida adalah suatu senyawa anorganik dengan rumus kimia (dalam keadaan basah) Mg(OH)2. Biasanya Magnesium terdapat dalam bentuk klorida, silikat, hidrat, oksida, sulfat, atau karbonat. Oksigen dalam tabel periodik memiliki simbol O dengan nomor Atom 16, Magnesium berreaksi dengan Oksigen menghasilkan Mg(OH)2. Karakteristik dari Magnesium Hidroksida yaitu berbentuk serbuk putih, tidak berrasa, mengabsorsi CO2 secara perlahan dari udara. Magnesium Hidroksida tidak larut dalam air, alkohol, kloroform, dan eter tetapi larut dalam asam encer. Magnesium Hidroksida adalah antasida yang digunakan bersama-sama dengan Aluminium Hidroksida untuk menetralisir asam lambung. Hal ini mengingat dari karakteristik Magnesium Hidroksida itu sendiri yang larut dalam asam encer. Di dalam tubuh manusia, kelenjar lambung setiap harinya memproduksi cairan lambung yang bersifat asam. Cairan ini mengandung HCl dengan konsentrasi sekitar 0,03 M, hal ini menyebabkan lambung bersifat asam dengan pH sekitar 1,5. Produksi asam lambung yang berlebihan akan menyebabkan penyakit tukak lambung atau maag. Reaksi Magnesium Hidroksida di dalam lambung berlangsung sebagai berikut:

Mg(OH)2 + 2 HCl → MgCl2 + 2 H2O

Magnesium Hidroksida bereaksi dengan asam lambung menghasilkan magnesium klorida dan air. Selain menetralkan asam lambung, antasida juga meningkatkan pertahanan mukosa lambung denagn memicu produksi prostaglandin pada mukosa lambung, tetapi ketika jumlahnya berlebih akan menjadi obat pencahar yang menyebabkan diare. Metabolisme senyawa ini dalam tubuh yaitu Magnesium Hidroksida digunakan sebagai katartik dan antasida yang tidak larut dan efektif sebelum obat ini bereaksi dengan HCl membentuk MgCl2. 1 gram Mg(OH)2 dapat menetralisir 32,6 mEg dari asam lambung. Di samping itu terdapat beberapa efek samping yang disebabkan dari penggunaan Magnesium Hidroksida di dalam antasida, diantaranya adalah menyebabkan diare, sebanyak 5-10% magnesium diabsorsi dan dapat menyebabkan kelainan neurologi, neuromuskular, dan kardivoaskular. Magnesium Hidroksida juga digunakan di dalam pasta gigi, hal berfungsi untuk asam yang ada di dalam mulut dan mencegah terjadi kerusakan gigi, serta gangguan pencernaan terutama pada lambung.

250px-Magnesium_hydroxide.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Padatan putih magnesium hidroksida

Sifat Fisik

  • Massa molekul : 58,3 g/mol
  • System kristal :Heksagonal
  • Densitas : 2,36 g/cm3
  • Warna : Tidak berwarna
  • Titik lebur : 350 °C

Sifat Kimia

  • Mudah larut dalam HCl
  • Tidak larut dalam air
  • Mudah larut dalam garam-garam ammonium
  • Tidak bereaksi dengan HCl jika pada Mg(OH)2 terdapat garam-garam ammonium[4]

Referensi

  1. ↑ Pradyot Patnaik. Handbook of Inorganic Chemicals. McGraw-Hill, 2002, ISBN 0-07-049439-8
  2. ↑ Toshiaki Enoki and Ikuji Tsujikawa (1975). "Magnetic Behaviours of a Random Magnet, NipMg(1-p)(OH2)". J. Phys. Soc. Jpn. 39 (2): 317–323. doi:10.1143/JPSJ.39.317.
  3. 1 2 Zumdahl, Steven S. (2009). Chemical Principles 6th Ed. Houghton Mifflin Company. hlm. A22. ISBN 0-618-94690-X.
  4. ↑ Hao Tang,Xiao-bai Zhou,Xiao-lu Liu.(2013).Effect of Magneium Hydroxide on the Flame Retardant Properties of Unsaturated Polyester Resin.http://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1877705813002695.[4 januari 2015]
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan