Senin, 02 November 2026
23:41 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Maf'ul bih

Bagikan:

Dalam ilmu linguistik, khususnya tata bahasa Arab (Nahwu), maf'ul bih (bahasa Arab: المفعول به) adalah sebuah isim (kata benda) yang berfungsi sebagai objek dalam suatu kalimat transitif (fi'il muta'addi). Maf'ul bih menunjukkan entitas (benda, orang, atau konsep) yang menjadi sasaran atau terkena dampak dari perbuatan yang dilakukan oleh pelaku (fa'il).[1]

Karakteristik Sintaksis

Dalam sistem I'rab, Maf'ul bih termasuk ke dalam golongan Manshubat al-Asma (isim-isim yang berstatus nasab). Tanda 'irab nasab yang menyertainya bervariasi tergantung pada jenis kata benda tersebut:

-» Fathah: Digunakan untuk kata benda tunggal (mufrad) dan jamak taksir.

-» Ya': Digunakan untuk kata benda ganda (mutsanna) dan jamak mudzakkar salim.

-» Kasrah: Digunakan khusus untuk jamak muannats salim.

-» Alif: Digunakan untuk Asmaul Khamsah (lima isim khusus).

Pembagian Jenis:

Maf'ul bih secara umum diklasifikasikan menjadi dua jenis utama berdasarkan bentuk penyebutannya:

1. Maf'ul Bih Zhahir: Objek yang disebutkan secara eksplisit dalam bentuk kata benda nyata. Contoh: Qara’a Zaidun al-kitāba (Zaid membaca buku).

2. Maf'ul Bih Mudmar: Objek yang dinyatakan dalam bentuk dhamir (kata ganti. Jenis ini terbagi lagi menjadi:

* Muttashil: Kata ganti yang bersambung langsung dengan kata kerja (seperti -hu, -ha, -ka).

* Munfashil: Kata ganti yang berdiri sendiri (seperti Iyyaka, Iyyahu).

Posisi dalam Kalimat:

Struktur standar kalimat verbal (Jumlah Fi'liyah) dalam bahasa Arab adalah Kata Kerja (Fi'il) + Pelaku (Fa'il) + Objek (Maf'ul Bih). Namun, dalam kaidah retorika (Balaghah) atau penekanan tertentu, Maf'ul bih dapat mendahului Fa'il atau bahkan mendahului Fi'il-nya, selama tidak menimbulkan ambiguitas makna.

Referensi

  1. ↑ ilmualat (2025-06-08). "Maf'ul Bih Dalam Ilmu Nahwu". Belajar Bahasa Arab (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-04-01.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan