Selasa, 27 Oktober 2026
07:50 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Madrasah Mir Arab

Madrasah Mir Arab

Bagikan:
Madrasah Mir Arab
330px-Mir-i-Arab_Medressa_%288145368475%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Agama
AfiliasiIslam
Lokasi
osm-intl,13,a,a,270x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Madrasah_Mir_Arab&revid=28040480&groups=_cfed6a3dd48da68c02746130021d860453b35695&parser=parsoid
Peta interaktif Madrasah Mir Arab
MunisipalitasBukhara
NegaraUZB
Koordinat39°46′34″N 64°24′56″E / 39.77601°N 64.415615°E / 39.77601; 64.415615
Arsitektur
Rampung1526

Madrasah Mir-i Arab (bahasa Persia: medreseh-e mir-e arab; مدرسهٔ میر عرب) adalah sebuah madrasah yang masih aktif, yang berada di kota Bukhara di Uzbekistan. Madrasah ini tidak terbuka bebas untuk para pengunjung.

Sejarah

Madrasah ini didirikan pada awal abad ke-16[1][2] oleh Syeikh Abdullah Yamani, seorang sufi [3] asal Yaman serta pembimbing rohani dari Emir Bukhara, Oubaïd Ulla Khan (1487-1540). Syaikh Abdullah merupakan penganjur emir untuk berperang melawan orang-orang Persia dari Transoxiana. Diperkirakan bahwa madrasah ini dibangun pada tahun 1535; dan beberapa studi terbaru malah memperkirakan bahwa madrasah dibangun tidak lama setelah tahun 1512, yaitu setelah kemenangan kaum Syaibanyah Syiah atas Dinasti Safawiyah, yaitu pasukan Shah Ismail I, di Guijdouvan. Para sejarawan sepakat atas fakta bahwa pembangunan madrasah didanai Oubaïd Ulla Khan dari penjualan lebih dari 3.000 orang budak Persia;[4] sedangkan pada bentrokan berikutnya antara Persia dan Syabaniyah ia wafat pada tahun 1620, demikian pula Syaikh Abdullah juga wafat pada tahun 1526.[5]

Syaikh Sufi tersebut ingin dimakamkan di madrasah, yang menunjukkan bahwa pada saat kematiannya, pembangunan madrasah - andaipun belum sempurna - setidaknya telah berada pada kondisi yang baik. Madrasah telah mengalami perbaikan antara 1530 dan 1536. Nama madrasah itu dalam bahasa Persia berarti "sifat dari bangsa Arab" (Abdullah lahir di selatan Semenanjung Arabia).[6]

Galeri gambar

  • Detail pada gerbang utama
    Detail pada gerbang utama
  • Salah satu dari dua kubah
    Salah satu dari dua kubah
  • Detail pada kachine
    Detail pada kachine
  • Pintu ganda pada ceruk (sel)
    Pintu ganda pada ceruk (sel)

Lihat pula

Catatan kaki

  1. ↑ Menurut sejarawan, Mikhaïl Masson dan Galina Pougatchenkova
  2. ↑ Ouzbékistan, panduan Le Petit Futé, édition 2012, p. 164
  3. ↑ persaudaraan Naqshbandiyya
  4. ↑ (Rusia) Yang médersa Mir-I Arab
  5. ↑ Hadji Abdoulgafour Razzak Boukhari, Panduan de la tarekat (persaudaraan Naqshbandiyya) p. 42
  6. ↑ Ouzbékistan, panduan Le Petit Futé, édition 2012, p. 164

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan